Bila Maut itu Menghampiri…


Apa yang terjadi ketika malaikat mencabut nyawa seorang manusia??

Baginda Rasullullah SAW bersabda : ‘Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai kelutut. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu.’

Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:

‘Kalau orang yang nazak itu orang yang beriman, maka malaikat Jibril AS. akan menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di syurga. Apabila orang yang beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang berada disekelilinginya. Ini adalah karena sangat rindunya pada syurga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibril AS.’

Jika orang yang nazak itu orang munafik?? Maka Jibril AS. akan menebarkan sayap disebelah kiri. Sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang disekelilinginya. Ini adalah kerana terlalu takutnya apabila melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya.

Dari sebuah hadis dikatakan bahwa apabila Allah S.W.T. menghendaki seorang mukmin itu dicabut nyawanya, maka datanglah malaikat maut. Apabila malaikat maut hendak mencabut roh orang mukmin itu dari arah mulut, maka keluarlah zikir dari mulut orang mukmin itu dengan berkata: ‘Tidak ada jalan bagimu mencabut roh orang ini melalui jalan ini kerana orang ini sentiasa menjadikan lidahnya berzikir kepada Allah S.W.T.’ Setelah malaikat maut mendengar penjelasan itu, maka dia pun kembali kepada Allah S.W.T. dan menjelaskan apa yang diucapkan oleh lidah orang mukmin itu.

Lalu Allah S.W.T. berkata :

‘Wahai malaikat maut, kamu cabutlah ruhnya dari arah lain. ‘Sebaik saja malaikat maut mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut pun mencoba mencabut roh orang mukmin dari arah tangan. Tapi keluarlah sedekah dari arah tangan orang mukmin itu, keluarlah usapan kepala anak-anak yatim dan keluar penulisan ilmu.

Kemudian berkatalah tangan : Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut roh orang mukmin dari arah ini, tangan ini telah mengeluarkan sedekah, tangan ini mengusap kepala anak-anak yatim dan tangan ini menulis ilmu pengetahuan.’

Oleh karena malaikat maut gagal untuk mencabut roh orang mukmin dari arah tangan maka malaikat maut mencoba pula dari arah kaki. Malangnya malaikat maut juga gagal melakukannya.

Kaki berkata: ‘Tidak ada jalan bagimu dari arah ini karena kaki ini sentiasa berjalan berulang kali mengerjakan solat berjamaah dan kaki ini juga berjalan menghadiri majlis-majlis ilmu.’

Kemudian malaikat maut mencoba pula dari arah telinga. Saat malaikat maut menghampiri telinga maka telinga pun berkata: ‘Tidak ada jalan bagimu dari arah ini karena telinga ini sentiasa mendengar bacaan Al-Quran dan dzikir.’

Akhirnya  malaikat maut mencoba mencabut orang mukmin dari arah mata tetapi baru saja akan menghampiri mata,  maka berkata mata : ‘Tidak ada jalan bagimu dari arah ini sebab mata ini sentiasa melihat beberapa mushaf dan kitab-kitab dan mata ini sentiasa menangis karena takut pada Allah. ‘

Setelah gagal mencoba mencabut roh orang mukmin, maka malaikat maut kembali kepada Allah S.W.T. Kemudian Allah S.W.T. berkata:  ‘Wahai malaikatKu, tulis AsmaKu ditelapak tanganmu dan tunjukkan kepada roh orang yang beriman itu.

Setelah mendapat perintah dari Allah maka malaikat maut menghampiri roh orang itu dan menunjukkan Asma Allah S.W.T. Saat melihat Asma Allah dan karena cintanya kepada Allah S.W.T maka keluarlah roh tersebut dari arah mulut dengan tenang.

Lalu kemanakah roh itu pergi?? Abu Bakar ra berkata bahwa roh itu akan di bawa ke tujuh tempat sebagaimana disebutkan di bawah ini :

1. Roh para Nabi dan utusan akan menuju ke Syurga ‘Adn.
2. Roh para ulama akan menuju ke Syurga Firdaus.
3. Roh mereka yang berbahagia menuju ke Syurga Illiyyina.
4. Roh para shuhada berterbangan seperti burung di syurga mengikuti kehendak mereka.
5. Roh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi dan tidak di langit sampai hari kiamat.
6. Roh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak misk.
7. Roh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin, mereka akan disiksa berserta jasadnya hingga sampai hari Kiamat.’

Rasullullah SAW bersabda :

Tiga kelompok manusia yang akan dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:

i. Orang-orang yang mati syahid.
ii. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.
iii. Orang berpuasa di hari Arafah.

Inilah perjalanan kita ketika kita menghampiri sebuah kematian yang merupakan sebuah kepastian. Di tangan kitalah kemana arah tujuan kita setelah mati. Surga atau Neraka . Kembalilah mengingat Allah. Bertaubatlah selagi kita masih bernafas. Karena kematian tidak ada kompensasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s