Kapan, Anda Menikah??


Kapan ya, aku menikah ?

Menikah, kata yang selalu menjadi perbincangan hangat dikalangan remaja yang telah menginjak usia seperlima abad.Kata yang selalu diinginkan setiap orang tua kepada anaknya…

Menikah adalah pintu gerbang menuju pembentukan sebuah keluarga dan generasi baru.. Menikah merupakan sunnah Rasulullah..

Namun,pertanyaannya kini adalah ” Kapan ya, aku menikah?”
Tentunya menikah merupakan suatu aktivitas yang bukan dikerjakan sehari, sebulan, setahun, tapi aktivitas yang akan dijalani seumur hidup kita bersama dengan pasangan hidup kita..(Amin, Insya Allah)

Banyak persiapan yang harus dilakukan terkait dengan mental(psikologis), ruhiyah (spiritual), dan jasadiyah (fisik), dan keluarga…. Namun, apa yang terjadi setelah kita mempersiapkan itu semua??

Ada yang dengan begitu mulusnya langsung menikah, tapi ada juga yang hingga kini mungkin masih menunggu sang pujaan hati. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal kenapa telat nikah yaitu

SELERA TINGGI

Selera yang tinggi dalam memilih jodoh, tentunya menyulitkan untuk cepat mendapat pasangan.Misalnya seorang ikhwan,ingin dapat istri yang sempurna, cantik, tinggi, hafal Al-qur’an, aktivis dakwah, kaya, baik, penyayang, dan seterusnya.Atau bagi seorang akhwat, ingin mendpatakn suami yang cakep, tinggi, punya penghasilan, tajir, berjiwa kepemimpinan, penyayang, dan lain-lain. Padahal tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini keculai Allah Yang Mahasempurna.Sehingga ketika ada yang menawarkan, selalu ditolak karena tidak memenuhi kriteria.. Karena adanya kriteria yang tinggi ini, banyak orang yang telat untuk menikah..

STUDY ORIENTED

Belajar, belajar dan belajar adalah prioritas utama. Saya tidak akan menikah sebelum saya mendapat gelar professor. Siang, malam, pagi, petang, diisi dengan belajar. Berpindah tempat dari desa hingga luar negeri untuk belajar.. Saat ada tawaran datang, selalu ditolak akrena belum menyelesaikan studi. Hingga waktunya ia untuk menikah pun lupa.. Tahu-tahu udah kepala empat..Jadi telat banget kan nikahnya??

PUNYA SESUATU DULU

Duh, sekarang saya belum punya apa-apa untuk berumah tangga.. hal ini sering dilontarkan ketika ada tawaran untuk menikah, maksudnya adalah belum punya rumah sendiri, mobil sendiri, HP, kulkas, mesin cuci, kompor dan lain-lain. Padahal menikah kan bukan untuk memberi rumah,mobil, kulkas, mesin cuci..Jika belum punya rumah yah bisa ngontrak rumah dulu,belum punya mesin cuci, ya mencuci pake tangan saja lebih bersih malah sambil bercerita berdua kan?.. Jadi alasan ini tidak bisa diterima ketika seseorang menolak untuk menikah…

KEINGINAN ORANG TUA

Keinginan orang tua kadang menjadi barrier untuk menikah.. Orang tua kadang melarang anaknya yang sudah siap menikah dengan alasan macam-macam seperti membantu usaha keluarga dulu, melanjutkan studi lagi, masih terlalu muda untuk menikah,meniti karir dulu, dan segudang alasan lain.. Disini terlihat pentingnya mengkomunikasikan masalah menikah dengan orang tua sejak dini sehingga ketika kita siap untuk menikah orang tua pun dengan mudah akan menyetujui.. Insya Allah

NIKAH ITU SUSAH

Nikah itu sesuatu yang susah, jadi harus mempersiapkan dnegan baik dan tidak usah terburu-buru. Hal ini sering pula diungkapkan oleh sebagian orang. Banyak yang berpikir nikah itu susah, apalagi kalo sudah punya anak. Hal ini membuat pernikahan yang sebenarnya sudah siap menjadi terlambat.. Pikiran ini membuat para pemuda-pemudi yang nekat bersama dengan lawan jenis lewat pacaran.. Sesuatu yang bisa mmebuat kita jatuh ke jurang dosa kan? Jadi perhatikan baik-baik bahwa “MENIKAH BUKAN SESUATU YANG SULIT, TAPI SESUATU YANG BISA MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN dan KEBERKAHAN”

PERNAH MENGALAMI KEGAGALAN

Sebagian ikhwan ataupun akhwat merasa trauma dnegan kegagalan yang pernah dialami. Pernah mengalami proses namun saat dilamar atau melamarpernah batal atau ditolak yang intensitasnya bisa berkali-kali. Akibatnya jadi takut untuk mencoba kembali.Sehingga banyak yang menunda pernikahan.

PERSAINGAN KETAT

Jumlah akhwat sekarang sangat banyak bahkan perbandingan laki-laki dan perempuan bisa satu banding dua. Hal ini banyak mengakibatkan para akhwat merasa terpinggirkan dan tidak mendapatkan bagian. Bukan ingin menakut-nakuti tapi ini memang kenyataannya saat ini,Namun keimanan kita seharusnya mampu mengalahkan ketakutan itu, karena Allah itu Mahaadil terhadap hamba-hambaNya. Jika persaingan itu ketat berlomba-lombalah mendapatkan hati-Nya dan keridhoan-Nya.

Hal diatas merupakan hal-hal yang menjadikan kenapa menikah telat. Namun, menurut murrabbi saya, kita ini harus siap menikah jika disegerakan dan siap untuk diterlambatkan. Menikah itu harus disegerakan bukan berarti tergesa-gesa. Jangan pernah merasa belum siap untuk menikah dan menolak tawaran, jika kita memang telah dewasa persiapkanlah pernikahan kita mulai dari persiapan diri sendiri dan keluarga….

 

Ditulis dengan bahasa sendiri, sumber majalah EL-fata edisi 05/II/2002…

2 thoughts on “Kapan, Anda Menikah??

    • nggak juga sich,, kemaren ketemu ama murrabi dan salah satu anggota kita ada yang melahirkan jadi kita membicarakan tentang nikah deh,, trus ada cerita tentang itu… aku tulis deh di blog..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s