Cantik dengan Jilbab


Wanita itu makhluk paling cantik..
Wanita itu makhluk paling lemah dan lembut..
Wanita itu makhluk paling pengertian dan lebih mudah mengalah..
Makhluk yang menggunakan 99 saraf perasaan dan 1 syaraf pikiran dalam bertindak..
Wanita tentunya berbeda dengan pria baik dari segi fisik maupun psikis.
Wanita merupakan ciptaan Allah swt yang paling indah.
Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki dia begitu indah dan mempesona.
Namun, banyak hal dari keindahan tersebut harus benar-benar dijaga dari pandangan syaithan-syaithan dunia.
Wanita masa kini cenderung mengikuti hawa nafsu dan kebudayaan orang kafir.
Sayangnya inipun terjadi kepada wanita-wanita muslim kita.
Banyak sekali pelanggaran yang dilakukan wanita terhadap ayat-ayat Al-qur’an yang merupakan hukum Allah.
Diantaranya adalah Qs An-nur : 31.
“Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya,
dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat.
 Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya),
kecuali pada suami mereka, atau ayah mereka,atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka,putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”
 
Lalu bagaimana jilbab yang dimaksud dalam ayat diatas, setidaknya harus memenuhi syarat-syarat hijab atau jilbab sebagai berikut dan inilah jilbab yang syar’i dan benar :
  • Menutupi seluruh tubuh, sebagaimana yang difirmankan Allah, ‘Hendaklah mereka itu mengeluarkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka’. (Qs Al Ahzab : 59)
Maksud daripada berhijab adalah untuk menutup tubuh wanita dari pandangan laki-laki. Jadi bukan yang tipis, pendek, ketat,  dan berbagai macam bentuk jilbab yang bersifat mengundang penglihatan laki-laki.
  • Harus yang longgar sehingga tidak menampakkan tempat- tempat yang menarik pada anggota tubuh.
  • Pakaian wanita tidak boleh menyerupai laki-laki, ‘Nabi saw melaknat laki-laki yang mengenakan pakaian wanita, dan seorang wanita yang mengenakan pakaian laki-laki’. (HR Abu Dawud dan An Nasai].)
  • Tidak menyerupai pakaian orang kafir, ‘Siapa yang meniru suatu kaum, maka ia berarti dari golongan mereka’. (HR Ahmad)
  • Tidak memakai pakaian untuk dibanggakan di depan orang lain, baik karena merk, harga, maupun designnya. ‘Siapa yang mengenakan pakaian tersohor (bermaksud supaya dikenal) di dunia, maka Allah akan memberinya pakaian hina di hari Kiamat, lalu dinyalakan api pada pakaian tersebut.’ [HR Abu Dawud]
Namun lihatlah fenomena jilbab pada zaman sekarang, membuat kita di satu sisi patut bersyukur, wanita sudah tidak malu lagi untuk berjilbab di manapun tempatnya sehingga jilbab benar-benar telah membudaya di masyarakat dan dianggap sebagai hal yang lumrah. Namun di sisi lain jilbab yang sesungguhnya harus memenuhi prasyarat jilbab syar’i sebagaimana firman Allah seakan telah berubah fungsi dan ajaran, banyak sekali dan telah bertebaran dimana-mana jilbab yang bukan lagi syar’i tapi lebih terkesan trendy dan mode atau lebih dikenal dengan jilbab funky yang kebanyakan dari semua itu adalah menyimpang dari syarat-syarat syar’i jilbab yang sebenarnya.
Lalu bagaiaman kondisi wanita muslimah berjilbab sekarang ?
Yuk kita sejenak memandang samping kiri, kanan, depan, dan bealkang kita.. Ada apa dengan wanita muslim disana?
  • Seluruh bagian tubuh tidak tertutup. Seperti yang biasa dan di anggap sepele yaitu terbukanya bagian kaki bawah, atau bagian dada karena jilbab diikatkan ke leher, atau yang lagi trendy, remaja putri memakai jilbab tapi lengan pakaiannya digulung atau dibuka hingga ke siku mereka. Atau pakaian yang jika turun dari angkot nih pasti ditarik-tarik kebelakang. Padahal ditarik segimanapun juga tetap aja tidak akan membuatnya menambah panjang. Alhasil semua mata tertuju padanya..
Ada sebuah cerita dari seorang dosen di sebuah Universitas Islam, beliau mengajar salah satu mata kuliah di universitas tersebut. Suatu hari, beliau memanggil seorang mahasiswi berjilbab ke depan. Tanpa disangka beliau bukan meminta mahasiswi tersebut untuk menjelaskan sesuatu mengenai mata kuliah, akan tetapi beliau ini melepaskan kerudung mahasiswi tersebut dan mengikatkannya ke bagian pinggang. Beliau berkata, “saya lebih suka melihat Anda menutup bagian pinggang Anda dan perut Anda dibanding menutup kepala Anda.” Subhanallah. Memang pemberani, namun sebaiknya jangan melakukan peringatan yang terlalu keras apalagi di depan khalayak umum. Karena dikhawatirkan membuat seseorang tersebut trauma dan berbalik arah untuk tidak memakai jilbab sama sekali.Cobalah mengingatkan dengan pelan-pelan dan lembut. Karena secara psikis perasaan wanita mudah tersentuh.
  • Sering ditemui adanya perempuan yang berjilbab dengan pakaian ketat, pakaian yang berkaos, ataupun menggunakan pakaian yang tipis, sehingga walaupun perempuan tersebut telah menggunakan jilbab, tapi lekuk-lekuk tubuh mereka dapat diamati dengan jelas begitu pula bagian dalamnya.
  • Perempuan yang berjilbab dengan menggunakan celana panjang ketat bahkan terkadang memakai celana jeans. Yang perlu ditekankan dan telah diketahui dengan jelas bahwa celana jeans bukanlah pakaian syar’i untuk kaum muslimin, apalagi wanita.
Menurut pemaparan dalam suatu infotaintment kesehatan, seorang dokter lebih menyarankan untuk tidak mengenakan celana ketat bagi wanita.
Hal ini akan mengganggu kelangsungan reproduksi wanita dan mengganggu kesehatan rahim.
Apalagi sering saya temui seorang wanita hamil masih menggunakan celana jeans yang ketat. Apakah hal tersebut tidak mendzalimi janin yang ada di rahim?
Terkadang jika saya bertanya kepada mereka, mengapa kalian berpakaian seperti itu? tidak memakai jilbab yang syar’i, padahal telah mengetahui bagaimana jilbab yang syar’i. Sering saya dapatkan jawaban, ‘Yaa, pengen aja ‘, atau ‘Belum siap, masi belajar dulu ini juga ‘, atau ‘Mendingan begini daripada tidak memakai jilbab sama sekali ‘, atau ‘ Jilbab itu kan tidak hanya satu bentuk, jilbab kan bisa dimodifikasi yang penting kan menutup aurat ‘ terkadang didapati juga jawaban, ‘Kok kamu yang ribut,ini kan urusan gue!’
Padahal perintah untuk berjilbab dengan syarat-syarat yang telah ditentukan sesuai dengan hukum syara’, sesungguhnya akan membawa kebaikan bagi kita sendiri, baik di dunia maupun di akhirat dan bukan didasari atas nafsu atau ditujukan untuk mengekang kita. Walaupun tidak ada batasan sepanjang apakah harus berjilbab, namun tetaplah memakai jilbab yang menutup hingga ke dada. Berusahalah untuk tidak berpakaian ketat, tipis, dan kecil. Jangan pernah berpikir jika kita tidak mengikuti trendy masa kini kita tidak akan diperhatikan. Janganlah lupa bahwa semua yang kita lakukan bukan untuk diperhatikan oleh manusia namun semuanya untuk Allah semata.
 
Buat para remaja putri dimana pun, ayo kita berjilbab. Wanita lebih cantik bila berjilab. Terkadang kita merasa tidak cantik bila mengenakan jilbab karena berpikir tidak modis dan trendy. Namun, Engkau akan sangat menarik dan mempesona kaum Adam jikalau engkau berjilbab dengan syar’i sesuai ketentuan Allah. Bahkan saya pernah mendengarkan curhat seorang kawan laki-laki sewaktu SMA, dia bilang ” tau nggak lo, gue walaupun playboy tapi harapan gue punya cewe yang pake jilbab kaya lo. kerasa banget deh bedanya, dibanding dengan cewe yang nggak pake jilbab.” Nah, tidak ada alasan lagi untuk tidak menggunakan jilbab kan?
Gadisku engkau lebih cantik bila berjilbab…
 
 
** terinspirasi sewaktu membaca mading di kampus. “Kok kakak udah gede masih pake baju Adek sih kak?”

6 thoughts on “Cantik dengan Jilbab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s