Indahnya Shalat Malam


Sholat merupakan tiangnya Islam. Kualitas shalat menentukan bahwa kualitas ibadah yang lain pun akan baik pula. Masalah shalat dinyatakan Allah dalam Qur’an Surat Al Baqarah ayat 45 dan shalat yang dimaksud adalah shalat fardhu lima waktu. Selain shalat fardhu terdapat beberapa shalat sunnah diantaranya shalat malam yang termasuk dalam kategori sunnah muakkad (dianjurkan).

Shalat malam boleh dilaksanakan di awal, tengah, atau di akhir malam. Namun waktu paling utama yaitu di sepertiga akhir malam (Al-Israa’: 79). Dalam sebuah hadits shahih riwayat Bukhari, Rasulullah bersabda, “Rabb kita, pada setiap akhir malam (sepertiga akhir malam) turun ke langit dunia, siapa yang saat ini sedang memohon kepadaKu akan Aku beri dan siapa yang saat ini sedang meminta ampun kepadaKu, akan Aku ampuni.” Bahkan jika kita merasa tidak akan mampu bangun pada akhir malam atau setelah kita tidur sebentar, shalat malam boleh dikerjakan sebelum kita tidur. Namun sebuah hadits menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang seorang yang tidur nyenyak sehingga tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan shalat tahajud. Kemudian beliau bersabda: “Itulah orang yang kedua telinganya telah dikencingi oleh setan.” (HR. Bukhari).

Menurut jumhur ulama, jumlah rakaat shalat malam tidak memiliki batasan minimal atau maksimal. Akan tetapi, Rasulullah biasanya shalat sebanyak 11 rakaat yang disertai dengan shalat witir,sebagaimana dijelaskan Aisyah dalam sebuah riwayat hadits, “Rasulullah tidak pernah menambah sholat di malam bulan Ramadhan lebih dari 11 raka’at.” Tapi, hadits ini tidak menunjukkan batas maksimal jumlah raka’at shalat malam. Karena, bagian akhir hadits ini menyatakan bahwa Aisyah mengungkapkan, “Tapi jangan kau tanya ketika Rasul SAW shalat malam dengan jumlah 11 rakaat itu bagaimana baiknya dan bagaimana panjangnya.”

Shalat malam memiliki beberapa keutamaan atau fadhilah sebagaimana diriwayatkan Bukhari, Muslim, Malik, Turmudzi, dan Abu Dawud, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Tuhanmu yang Maha Pemberi Berkah dan Maha Mulia, selalu turun ke langit dunia setiap malam, pada paruh waktu seperti tiga malam terakhir, dan Dia berfirman, ‘Barang siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, barangsiapa mengajukan permintaan kepada-Ku akan Aku berikan, dan barangsiapa memohon ampun kepada-Ku akan Aku ampuni’.

  • Shalat Malam sebagai Penyempurna Shalat Fardhu

Salah satu fadhilah (manfaat) pelaksanaan shalat sunnah ini sebagai penyempurna sholat fardhu yang belum bisa kita laksanakan dengan semurna. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda, ‘Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama-tama kali dihisab (diperhitungkan) pada Hari Kiamat nanti adalah shalatnya, apabila shalatnya baik maka sungguh dia telah beruntung dan selamat, dan jika shalatnya rusak maka dia akan kecewa dan merugi. Apabila shalat fardhunya kurang sempurna, maka Allah berfirman: Apakah hambaKu ini mempunyai shalat sunnah? Maka tutuplah kekurangan shalat fardhu itu dengan shalat sunnahnya.’ Kemudian begitu pula dengan amalan-amalan lainnya yang kurang.” ( HR. Abu Daud, At Tirmidzi dan lainnya, hadits hasan).

  • Shalat Malam sebagai Sarana untuk Meraih Cinta Allah

Dalam suatu Hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim disebutkan bahwa, “Tidak ada satu amal ibadah yang dilakukan hambaKu dalam rangka untuk mendekatkan diri padaKu yang lebih Aku cintai kecuali ibadah wajib yang telah Kuwajibkan padanya. Jika ia komitmen pada ibadah wajib dan kosisten melakukan ibadah-ibadah sunnah maka Aku akan mencintainya. Dan jika Aku mencintainya, maka ketika ia meminta pasti Aku beri, dan kalau ia meminta perlindungan pasti akan Aku jamin.”

  • Shalat Malam memiliki Nilai Pahala yang Berlipat

Dalam sebuah hadits Rasul SAW bersabda, “Shalat yang dikerjakan oleh seorang muslim di masjidku (masjid Nabawi) itu pahalanya sama dengan seribu shalat. Dan shalat yang dikerjakan di Masjidil Haram memiliki pahala yang sama dengan seratus ribu shalat, dan lebih banyak dari itu semuanya yaitu 2 rakaat yang dikerjakan hamba Allah di akhir malam.”

Tentang keutamaan shalat qiyamul-lail diatas, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan qiyamul-lail dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”

Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :

  1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
  2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
  3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.
  4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
  5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :

  1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
  2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
  3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
  4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.

Dalil- dalil mengenai urgensi qiyamul lail

  • QS surat Al-Muzammil
  • QS Al Isra 79-81 , manfaat shalat malam yaitu sebagai ibadah tambahan bagi kita, sebagai sarana untuk mendapatkan tempat terpuji (mahqaamam mahmuuda) di hadapan Allah. Selain itu dapat mendatangkan pertolongan dari Allah berupa kekuatan serta mendatangkan kebenaran dan mengusir kebatilan.
  • Surat Az-zariyat 15-18 orang yang menegakkan shalat malam adalah termasuk karakter orang-orang bertakwa yang berhak mendapatkan surga
  • Surat Al-Furqan 63-64, orang yang menegakkan shalat malam tergolong sebagai Ibadurrahman (hamba yang dicintai Allah).
  • Hadist yang diungkapkan Rasulullah SAW yaitu “Shalat malam itu ditegakkan oleh orang-orang sholeh (kaum sholihin).” (HR. At Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, al Hakim, Hasan)

 Mengenai ibadah ini banyak sahabat Rasulullah yang memberikan kita sebuah semangat yang harus kita teladani , salah satunya adalah keluarga Abu Hurairah seperti yang diriwayatkan oleh Muawiyah bin Qurrah bahwa apabila selesai melaksanakan shalat isya’ ayahnya berpesan kepada anak-anaknya “Wahai anak-anakku segeralah kalian tidur mudah-mudahan Allah SWT mengaruniakan kalian kebaikan (Qiyamul Lail)” (Az zuhud imam Ahmad 187).  Abu Hurairah dan keluarganya membagi malam menjadi tiga bagian. Sepertiga pertama ia bangun dan shalat, sepertiga kedua istrinya bangun dan sepertiga ketiga anak laki-lakinya bangun, dan mereka bergantian saling membangunkan. Dalam hal ini Abu Hurairah melaksanakan Hadits Rasul SAW yang berbunyi “Semoga Allah swt memberikan rahmat seorang suami yang bangun malam untuk shalat kemudian membangunkan istrinya, apabila istrinya menolak ia percikan air kemuka istrinya, semoga Allah memberikan rahmat kepada seorang istri yang bangun dan shalat kemudian membangunkan suaminya, apabila suaminya menolak ia percikan air ke wajah suaminya “ (HR.Imam Abu Daud).

Selain ditinjau dari segi spiritual, manfaat dari qiyamul-lail dapat dirasakan oleh tubuh, sesuai dengan penelitian Dr. Moh. Sholeh didapatkan informasi bahwa qiyamul-lail sangat efektif membangun sistem kekebalan (imunologi) dan keseimbangan (homoeostatis) tubuh. Sistem tubuh kita terdapat irama sirkadian dimana pola tidur-bangun, kesiapan dalam bekerja, pengaturan autonomik (sekresi adrenalin, kortisol), proses metabolisme/vegetasi, suhu badan, denyut jantung dan tekanan darah adalah komponen-komponen penting pembentuk irama sirkadian.

Irama sirkadian ini secara jam biologis beroperasi selama 24 jam sehari yang akan meningkat pada waktu siang hari dan mengalami penurunan ritme pada waktu malam hari. Masalah yang timbul jika irama sirkadian ini tidak terkelola dengan baik adalah gejala-gejala gangguan kesehatan seperti gangguan tidur, nyeri perut, nyeri ulu hati, tidak ada nafsu makan, badan terasa lemah, merasa sangat lelah serta gangguan saluran pernapasan. Hal ini disebabkan proses tidak alami dimana seharusnya pada malam hari terjadi penurunan ritme irama sirkadian namun karena adanya aktivitas( pekerja shift malam/ orang yang melakukan qiyamul-lail) menyebabkan gangguan pada sistem tersebut.

Kegagalan proses adaptasi tersebut menyebabkan hormon kortisol tetap tinggi yang memicu stres akibat naiknya kadar ACTH dalam tubuh. Secara alami kadar ACTH dan kortisol dalam tubuh pada malam hari yang relatif gelap mengalami penurunan yang mencapai puncaknya di sekitar jam 00.00 s.d 02.00. Waktu tersebut merupakan waktu yang dianjurkan untuk qiyamul-lail, sehingga dibutuhkan adaptasi terhadap kondisi tersebut.

Kegagalan dari proses adaptasi terhadap perubahan kondisi hormon kortisol tersebut dapat menyebabkan timbulnya gangguan infeksi dan kanker. Namun jika berhasil akan mendorong kemampuan berprestasi yang luar biasa. Proses adaptasi yang efektif akan tercapai jika kita  mampu mendirikan sholat secara khusyu’ dan ikhlas serta dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Jika kita qiyamul-lail dengan penuh kesungguhan, khusyu’, tepat, ikhlas dan berkelanjutan, kita dapat menumbuhkan persepsi dan motivasi positif.

Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu berusaha untuk konsisten dalam melaksanakan amalan shalat malam sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasul SAW. Wallahu’alam bishshowab.

One thought on “Indahnya Shalat Malam

  1. Koleksi Foto Masjid Eropa Yang Luar Biasa

    Berada di benua eropa, Islam tetap tumbuh dan berkembang di kawasan itu.
    Walaupun menjadi Minoritas Di Kawasan Eropa, Umat Muslim tetap memiliki
    Masjid – Masjid yang luar biasa dengan corak arsitektur yang berbeda dengan
    Masjid pada umumnya di Kawasan Timur Tengah maupun Asia.
    Berikut ini koleksi Foto Masjid yang berada di Inggris, Belanda, Belgia, Perancis,
    Spanyol dan Italia.
    Dapat di Download di http://www.ziddu.com/download/5155299/Koleksi_Foto_Masjid2_Eropa.zip.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s