Di Atas Langit Masih Ada Langit


Seringkali kita telah merasa melakukan segalanya dengan benar
Memutuskan semuanya dengan sempurna, tanpa cacat, tanpa cela..
Seringkali pula kita merassa bahwa kita adalah orang yang paling seantero jagat, yang dibutuhkan dimana pun  kita berada..
Atau kita merasa bahwa kita adalah orang hebat yang pantas dielu-elukan di atas singgasana kehormatan, dengan segudang kemampuan, dan berjuta hasil kerja yang pantas dibanggakan..

Benarkah demikian adanya?

Sungguh diatas langit masih ada langit..
Betapapun berharganya diri ini, selalu ada yang lebih hebat..
Betapapun berprestasinya diri ini, selalu ada yang lebih gemilang..
Betapapun hebatnya diri ini, selalu ada yang lebih cemerlang..

Adakah senyum ini tulus terpancar dari kalbu yang jernih?
Adakah doa ini tulus terucap dari keimanan yang suci?
Adakah dukungan ini terlontar dari bibir yang lurus dan bersih?

Sungguh di atas langit masih ada langit..
Selalu ada cela diri pembatas kalbu agar tak terlihat melangit..
Selalu ada noda nurani tuk ingatkan diri agar tetap membumi..
Selalu ada cacat pikir tunjukkan kelemahan insan sejati..

Segalanya berasal dari hati..
Saat hati benar-benar berinteraksi hanya pada sang Pemilik Hati..
Sungguh ketenangan,kebahagian, dan ketentraman akan menghiasi..
Tak terlihat baginya sejumlah kelebihan yang ia miliki melainkan dari Sang Sempurna..
Yang nampak olehnya hanyalah buih-buih dosa yang selalu mengotori setiap langkahnya..

Pikir itulah yang membuatnya bersahaja sebagai insan..
Tak Pantas mengaku diri suci dan merasa layak dicaci..
Pikir itulah yang membuatnya sederhana sebagai hamba..
Merasa harus banyak belajar makna ikhlas dalam dada..
Pikir itulah yang membuatnya bersujud, merendah diri..
Mengaku pada Sang Maha Kuat, tanpa-Nya ia hanyalah kerdil..

Segalanya berasal dari hati..
Dunia mungkin menganggapnya sebagai titisan suci yang turun ke bumi..
Dengan paras akhlak memikat dan amalan mencapai bulan..
Tapi hanya Sang Maha Mengetahui yang tahu maksud dalam kalbu..
Perihal hati hanya ia dan Rabb yang tahu..

Sahabat..
Setan tak pernah tidur..
Ia tahu di celah mana ia bisa menodai setiap langkah hidup kita..
Ia hafal betul di pintu mana kita bisa menyerah kalah..
Dan ia takkan pernah rela keikhlasan hiasi amalan kita..

Tetap terjagalah teman,,
Kuasai hatimu, agar benar-benar berada dalam kendalimu..
Ikhlas tak dapat terdeteksi oleh syetan, malaikat bahkan oleh nafsumu sekalipun..
Karena ikhlas adalah urusan Rabb dengan hamba-Nya..

Bersiap siagalah kawan,
Setan tak pernah tidur..
Ia terus menyerangmu dari kiri dan kananmu..
Ia terus menekanmu dari depan dan belakangmu..
Bekerja keras untuk mengecoh ketulusan jiwa saat berinteraksi dnegan Sang Maha Lembut..
Sungguh setan tak pernah tidur.. !

Tapi jangan kuatir, Sesungguhnya mereka amatlah lemah bila dihadapkan dengan Kuasa Tuhan Sang Akbar..
Karenanya, tetaplah berpegang teguh pada buhul-Nya..
Mintalah perlindungan pada sebaik-baik Penjaga Hati..
Dengan begitu kau akan merasakan makna
Untuk apa kau berjuang dan kepada siapa kau berkorban..

Ialah Tuhan yang Maha Agung..
Segala Puji mutlak hanya Milik-Nya

Wallahu’alam bishshawwab..

Bandung dengan cinta, 16 Dzulhidjah 1428 (25 Desember 2007) My second Murabbiyah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s