Kumpul Syair


“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu, sementara aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun atas apa-apa yang tidak aku ketahui.”

Diriwayatkan dari Abu Ja’far Adh-Dharir, ia berkata : “Shalih bin Abdul Karim  berkata kepadaku (Muslim bin Yasar) :

Orang-orang yang menangis meneteskan air mata karena rindu kepada Allah di malam hari..

Mereka terus meneteskan air mata tanpa rasa jemu.. Sungguh bumi sangat merindukan mereka.. Berharap mereka sujud di atasnya..

Sulaiman bin Ma’bad mengucapkan syair tentang wafatnya Yahya bin Ma’in :

Apakah engkau merasa takut dengan apa yang terjadi pada zaman?

Kelalaian membuat air matamu bercucuran

Air matamu yang tersimpan akhirnya mengalir karena takut kemurkaan, membuatmu  terkadang menangis dan terkadang sakit..

Kedua matamu menyebabkan dirimu cemas dan berduka, seperti orang yang takut, demikianlah curahkan air matamu..

Curahkanlah air mata dan menangislah, dalam bermunajat kepada Allah, ketika hatimu dirundung duka…………………

Diriwayatkan dari Zuhair bin Nu’aim As-Suluuli, ia berkata : “Seorang laki-laki dari suku Al-Anbar sering menangis. Ia tidak pernah terlihat kecuali sedang dalam keadaan menangis. Lalu seorang saudaranya mencela kebiasaan tersebut dan berkata : “Semoga anda dirahmati Allah, mengapa Anda menangis dengan tangisan panjang seperti ini ?” Mendengar pertanyaan tersebut ia kembali menangis dan berkata :

Aku menangisi dosa dan besarnya kejahatan yang aku lakukan,

Maka sudah seharusnya bagi yang berdosa untuk menangis..

Seandainya tangisan menghilangkan kesedihanku, suatu kebahagiaan jika air mata yang tercurah disertai darah…

Diriwayatkan dari Muhammad bin Al-Husain, ia berkata : “ Aku pernah mendnegar abu Ja’far Al-Qaari menangis pada tengah malam sambil berkata :

Berusahalah terus untuk menangisi dosamu sepanjang masa,  sesungguhnya tangisan dapat mengobati luka..

Ingatlah terus dosamu sepanjang siang, karena dosa itu terus menyelimuti orang…

Diriwayatkan dari Bhar Abi Yahya, ia berkata : “Aku pernah mendengar salah seorang ahli ibadah berkata : “Menangislah seperti tangisan orang yang tahu bahwa ia tidak selamat kecuali dnegan tangisan dan kesedihan yang panjang.”

Kemudian beliau bersyair :

Siapa yang mencurahkan air matanya karena dunia…

Maka sesungguhnya kami mencurahkan air mata akbiat dosa yang kami lakukan….

Imam Ibnul Faradhi bermunajat kepada Allah dan mengatakan :

Orang yang tertawan oleh dosanya telah berdiri di depan pintu-Mu, berdiri dengan perasaan takut terhadap apa yang telah Engkau ketahui..

Takut terhadap dosa-dosa yang tidak tersembunyi atas-Mu sedikitpun, mengharap dari-Mu ampuna dosa dalam keadaan harap dan cemas..

Siapakah lagi yang diharapkan dan ditakuti selain diri-Mu, sungguh tiada satupun yang dapat menentang keputusan-Mu..

Ya Sayyidi, jangan Engkau hinakan aku pada catatan amalanku, Jika catatan itu dibentangkan pada hari  perhitungan catatan amal……………..

Imam Asy-Syathibi berkata :

Kalaulah mata ini bahagia, niscaya akan digenangi air mata

Akan tetapi kerasnya hati membuat air mata kering kerontang

Duhai celakanya umur yang terbuang dan berlalu tanpa makna………………….

Al-Imam Ats-Tsabt Mis’ar bin Kidaam berkata dalam wasiatnya kepada anaknya, Kidaam :

Aku hadiahkan nasihat ini kepadamu hai Kidaam

Dengarkanlah ayah yang menyayangimu

Tinggalkanlah senda gurau dan perdebatan

Itulah dua tabiat yang aku tidak suka dijadikan kebiasaan

Aku pernah merasakan keduanya dan aku mencela keduanya

Sebagai pendamping ataupun sebagai teman yang menyertai……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s