Carrot, Egg, or Coffee??


Tak terasa akhirnya masa perkuliahan semester 5 ini berakhir.. Semakin lama semakin tua.. Anyway, bumi masih berputar dan panggung sandiwara ini masih harus terus diisi dengan sajian-sajian yang menyegarkan.. Pagi itu Rabu 09 Desember 2009, saat mata kuliah Pengelolaan Sampah, Dosenku memberikan sebuah cerita yang menginspirasi, mungkin kita pernah mendengarnya namun, entah kenapa feel yang didapat sangat mendalam.. Mau tahu kisahnya?? Let’s read it..

Ingin jadi apakah Anda setelah Anda keluar menjadi seorang Engineer dari Institut ternama Bangsa??

Apa yang Anda pilih, wortel, telur ataukah kopi??

Yah, Anda berhak memilih apapun yang Anda sukai karena itu adalah hak Anda..

Lalu bagaimana idealnya seseorang bersikap? Yuk kita masak bareng-bareng.. lhoooo..

Kita memiliki tiga buah panci yang kemudian diisi dengan air. Masukkan ke dalam panci tersebut masing-masing kopi, wortel, dan telur. Lalu ketiga panci tersebut Anda panaskan kurang lebih 15 menit. Nah, apa yang akan terjadi setelah 15 menit???

Saya tahu.. saya tahu jawabannya,, buu..

Kalo telor.. jadi keras, kalo wortel jadi lembek, nah kalo kopi jadi nyatu ama air jadi warnanya coklat..

Wah anak pintar…

Iya, begitulah kondisi ketiga benda tersebut setelah dipanaskan..

Wortel.. Ketika kita memanaskannya sekitar 15 menit maka wortel tersebut akan lembek. Ini sama dengan Orang yang mungkin saat memasuki suatu kondisi atau daerha baru memiliki semangat yang keras dan tidak mudah putus asa. Namun seiring berjalannya waktu lama-lama dia akan menjadi lembek, lemah, dan tidak bergairah. Jika dikaitkan dengan kita sebagai mahasiswa, semangat yang menggebu diawal akan sirna ketika kita tidka mampu menyesuaikan irama kehidupan di sana dan akhirnya kita menjadi lemah dan mudah putus asa..

Telur.. ibarat orang yang pada awalnya sangat berhati lembut dan ramah namun seiring kerasnya kehidupan yang menaunginya ia menjadi keras, kaku, dan arogan. Mau seperti telur?? Menurut kebanyakan orang, mostly mahasiswa lulusan ITB memiliki sikap seperti ini, kaku dan arogan.. semoga kita tidak termasuk ke dalamnya..

kopi.. ehmmmm harumnya sangat menenangkan bagi orang-orang yang memang menyukainya.. Nah, beda dengan telur yang mengeras ataupun wortel yang melunak.. Kopi adalah sifat orang yang ketika memasuki dunia baru, ia bisa menyesuaikan dirinya dan bisa mewarnai kehidupan di sekelilingnya dengan wangi kebaikan.. Dia bisa bercampur merata dengan baik.. Mau jadi kopi?

Nah,dari ketiga hal diatas, Anda tentu saja bisa memilih ingin menjadi seperti apa.. Karena hidup ini penuh dengan pilihan maka pilihlah hal yang terbaik menurut Allah..

jadilah kopi yang bisa berbaur dengan yang lain dan mampu mewarnai..

jadilah kopi yang selalu memberi keharuman dan kehangatan..

selamat minum kopi.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s