Sun for Everyone


Sengat matahari dipercaya sebagai musuh terbesar kulit. Padahal, matahari juga bisa menyehatkan kita asal kita tahu triknya..

Ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari harus melewati lapisan ozon. Sayangnya, lapisan yang menyaring sinar ultraviolet itu banyak yang bolong. Akibatnya, bila terkena kulit dalam jangka waktu yang panjang bisa mengakibatkan kanker.

Sebaliknya, sinar matahri punya peran penting dalam proses penyerapan vitamin D. Tubuh baru bisa menyerap vitamin D setelah terkena sinar matahari. Viatamin D tersebut berguna untuk “Memberi makan” tulang agar kuat. Penelitian membuktikan orang yang jarang kkena cahaya matahari, lebih potensial mengalami kerapuhan tulang dibanding dengan yang sering terkena terpaan matahari.

Lalu apa macamnya sinar UV itu?

Ultraviolet terbagi tiga bagian :

  1. Ultraviolet A, akan membakar kulit
  2. Ultraviolet B, merangsang kanker kulit
  3. Ultraviolet C, bisa menembus tulang

Jika terlalu sering terpapar sinarnya mebuat kulit kita rusak dan rapuh. Sinar UV juga meningkatkan penyakit mata, radiasi retina, dan penyakit mata lain yang bisa mebuat mata rusak. Untuk itu selalu sediakan kaca mata hitam untuk beraktivitas di luar ruangan.

Informasi ini seolah-olah mengatakan bahwa kita tidak bisa bersahabat terlalu dekat dengan sinar matahari. Masa sih? Nggak kok, kita tetep bisa bersahabat dengan baik sama matahari. Sebenarnya pencegahan agar kulit tidak rusak akibat pajanan matahari sangat mudah kok.

Cukup dengan menggunakan tabir surya, mengonsumsi vitamin C sebagai antioksidan, Glukan, 1.3 betaglukan (berasal dari ekstrak ragi roti yang telah dimurnikan) dan Ozonited olive oil (minyak zaitun yang telah diozonisasikan). Ini bisa membuat kulit kita lebih “tahan banting”, kuat, dan tidak mudah flek. So biarin aja matahari bercanda dengan Anda.

Tahu enggak sih, kalau……

  1. pakai tabir surya itu dianjurkan (minimal SPF 15) setiap beraktivitas di luar ruangan, agar kulit terlindung dari sinar UV. Saat berolahraga, pastikan setiap tiga jam sekali mengulang pemakaiannya. Bahkan saat berada di dalam mobil pun Anda harus tetap memakai sunblock, karena sinar UV A dan B “nakal banget”, soalnya bisa nembus kaca mobil.
  2. Hindari pajanan sinar matahari antara pukul 9 pagi ampe 4 sore (nggak usah keluar rumah aja kali yha) hehe, tapi terutama pukul 11 sampai 2 siang.
  3. Bahan polyester warna hitam memberi perlindungan dua kali dibandingkan pakaian berwarna putih. Polyester hitam bermula dari bahan berwarna putih, kemudian di celup ke dalam larutan kimia yang sebenarnya sudah menyerap sinar UV.
  4. yang paling aman, buat cewek-cewek yuk pakai jilbab, lebih terlindungi lho.. dibanding nggak pakai jilbab, murah meriah lagi,, nggak perlu pakai foundation atau pelembab yang harganya ratusan ribu yang cuma beberapa gram atau mili.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s