Mimpiku


Buat para pengunjung setia blog saya.. (emang ada? kayanya sih ada he.. itu adalah Anda yang sedang membaca blog saya saat ini).. Sebelum baca ini, baca dulu basmallah.. yha..

Saat ini saya sedang menjalani tahun terakhir di program studi Teknik Lingkungan, Insya Allah. Semester depan sudah semester tujuh, tak terasa sudah 3,5 tahun saya mengenyam pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung. Saatnya mempersiapkan mimpi setelah lulus nanti. Mimpi yang bisa membawa diri menjadi seorang Sarjana dunia akhirat. Amin.

Apabila saya  lulus tepat waktu maka saya ingin lulus bulan Juli 2011. Namun, jika memang Allah berkehendak lain, maka selambat-lambatnya Oktober 2011, biar masih bisa CL. Hehe, obsesi. Planning kedua jika diizinkan untuk mengambil fast track, mau tidak mau Juli harus sudah lulus, sehingga Juli 2013 bisa lulus sebagai MT. Amin.. Atau ikut program Tohoku University, kuliahnya double, setengah-setengah, 1 tahun di ITB 1 tahun lagi di Jepang. Gelarnya juga jadi dua.. hehe apa sih…

Planning pertama lulus S1, selanjutnya kerja. Rencana awal adalah bekerja di Industri makanan dan minuman sebagai Konsultan mutu makanan berstandarkan ISO, HACCP, dan yang pasti Halal. Atau apapun mengenai limbah dan sampah. Tapi, setelah mengikuti kegiatan KP (Kerja Praktek) ini, jadi terinspirasi untuk mengubah Indonesia dengan memasuki lembaga usaha pemerintah semisal BPLHD atau PDAM.

Entah mengapa tapi sangat sedih dan miris dengan perusahaan tersebut. Mungkin banyak dari teman-teman saya yang berkeinginan bekerja di perusahaan ternama dengan gaji yang luar biasa. Dulu saya memang tergiur bekerja di perusahaan semisal Chevron, Astra Honda, Total E & P dan memang dapat link dari kenalan papa untuk bekerja di Pertamina. Tapi sekarang berpikir kembali untuk melamar bekerja di sana.

Nah, sekarang mimpi saya membelot ke arah kebaikan Insya Allah. Ingin kerja di PDAM baik itu air bersih ataupun air limbah. Seperti yang kita tahu bahwa air merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Jika tidak ada air bagaimana manusia bisa hidup? Mungkin bagi setiap orang kerja di lembaga pemerintahan tidak akan makmur, alias gajinya kecil. Jujur saya pun berpikir begitu, tapi saya hanya percaya yang memberikan rezeki itu Allah, Tuhan Sang Maha Pemberi Rizki.

Sebelumnya kita baca dulu sebuah kisah menarik dari seorang wanita di bawah ini.
Seorang wanita tua, bertubuh gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murah.

Hampir-hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungnya? Wanita itu terkekeh menjawab, ‘Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun.’ Tapi bukankah ia bisa menaikkan harga sedikit? Sekali lagi ia terkekeh, ‘Lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?’ katanya sambil menunjukkan para lelaki yang kini berlompatan ke atas truk pengantar mereka ke tempat kerja.

Ah! Betapa cantiknya, bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah kerja. Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita tua di atas, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam kerja, menghadirkan secercah kesejahteraan bagi sesama.

Dari cerita yang cukup membuat saya tersentuh itu, saya mendapat sebuah pelajaran. Bahwa saya ingin bekerja demi kesejahateraan masyarakat, bukan kesejahteraan pribadi semata. Insya Allah, doakan yha, agar hati ini tetap teguh.

Bismillah, semoga Allah memberikan perpanjangan waktu agar saya bisa merubah kondisi PDAM terutama di Bandung. Baik dari segi pekerja maupun segi pengelolaan sumber daya airnya.
Walaupun sebenarnya agak bete juga, Bandung lagi Bandung lagi, hehe.. Ingin deh ngerasain mudik, kemanaaa.. gitu.. Tapi yang jelas, i love Bandung..

Planning kedua,jika diizinkan untuk mengambil fast track, mau tidak mau Juli harus sudah lulus, sehingga Juli 2013 bisa lulus sebagai MT.  Atau ikut program Tohoku University, kuliahnya double, ngelanjutin studi di Japon (baca pake logat Jepang). Berhubung, dosen pernah menawarkan untuk mengambil studi di sana. Jadi jika diizinkan, Insya Allah, terbang ke Jepang. Amin. Setelah itu, baru kerja di PDAM lagi.. Insya Allah. Tapi planning kedua ini agak-agak ‘melangit’..

Setelah baca artikel ini, jangan lupa bilang hamdallah, dan jangan lupa doakan saya disetiap Anda shalat.. okok?

“Jika seseorang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka malaikat berkata, ‘Engkau juga mendapatkanya'”(HR. Muslim)

6 thoughts on “Mimpiku

  1. Oh Saya ngerti pertanyaan Chrysanthee waktu itu. Komentar yang paling atas itu, bukan saya yang nulis. Tapi kenapa tiba-tiba ada disana ya??? Saya juga kurang tahu siapa nama asli mba, dan siapa yang pakai account saya untuk nulis komen diatas. Begitu. Maaf sebelumnya.🙂

  2. aamiin ya Allah,
    insyaAllah saudariku..
    btw, mimpi yg cukup menginspirasi..
    btw, ada yg ingin sy tanyakan, tp nantilah insyaAllah kalo kita ketemu..hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s