dua juli di FSLDKN Ambon


Cuaca Ambon yang mendung menjemput kami untuk melakukan aktivitas hari kedua di Ambon. Ehm, walau gerimis tapi para peserta masih tetap semangat menjalani hari. Apalagi saat bis jemputan datang ke asrama, langsung para peserta berbondong-bondong memasuki bis. Bukan karena takut telat, tapi karena sarapan telat. hehe

Pagi hari setelah melakukan aktivitas pribadi dan sarapan, seluruh peserta melakukan registrasi harian sebelum memasuki auditorium Unpatti. Hari ini acara dimulai pukul 09.00 WIT, dimulai dengan pembukaan seperti biasa tilawah dan sari tilawah. Acara pagi ini yaitu Konferensi Internasional bertajuk Regenerasi / Outlook peran FSLDK dan pergerakan Pemuda Islam dalam menyonsong Indonesia BARU, mengundang berbagai ketua pergerakan Islam di Indonesia yaitu Rijalul Imam, ketua KAMMI Pusat, Ketua HMI , Dani Setiawan, Ketua FSLDK, Ketua Wamy, dan perwakilan LDK dari Malaysia. Konferensi ini memaparkan kondisi pergerakan setiap organisasi diatas beserta perkembangan dan hubungannya satu sama lain. Selain itu membahas fungsi dan harapan OKPI – bargain potition umat Islam dan perannya dalam persatuan umat serta  kontribusi yang kedepannya dapat diberikan pada bangsa Indonesia.

Siang harinya, peserta ikhwan melanjutkan shalat Jum’at di Masjid Unpatti, sedangkan peserta akhawat beristirahat dengan menyantap makan siang dan menunggu waktu shalat zuhur. Setelah shalat zuhur peserta akhwat mengikuti seminar Kemuslimahan dengan pembicara Ketua Jaringan Muslimah Nasional, Auliya Afifah Unair, staff ahli kementrian PP yaitu Drs Subagyo, MA, lalu Sa’adiyah, ST salah satu anggota DPRD Maluku, dan pembicara terakhir yaitu Ustadzah Yeny dari WAMY . Sedangkan peserta ikhwan dan beberapa akhwat perwakilan Badan Khusus dan Badan Pengurus FSLDK Nasional mengikuti acara Aksi di Gong Perdamaian Kota Ambon. Oleh karena Gamais ITB merupakan Badan Khusus Pelatihan Manajemen LDK (PMLDK) maka dalam acara tersebut mengirim dua perwakilan akhwat yaitu Duin dan saya sendiri untuk mengikuti aksi deklarasi,dan kedua perwakilan lain mengikuti seminar muslimah.

Setelah istirahat, shalat magrib dan isya, serta makan malam, agenda dilanjutkan dengan Launching buku Lembaga Dakwah Kampus. GAMAIS ITB melaunching dua buah buku, karya pertama yaitu 100% LDK itu Keren, karya salah satu Pengurus Harian GAMAIS Pusat, Agung Wijaya Mitra Alam (Kepala Sektor Syi’ar dan Pelayanan Kampus) dan karya kedua yaitu Sketsa LDK Nusantara karya tim GAMAIS 2010, buku ini merupakan produk keluaran BK PMLDK. Selain buku baru, GAMAIS ITB melaunching pula buku berjudul “Analisis Instan Problematika Dakwah Kampus” Karya Ridwansyah Yusuf Achmad (Kepala Gamais 2005, dan Presiden KM ITB periode 2009). Selain buku diatas, BK Mentoring Nasional yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung) pun melaunching buku mengenai Pedoman Mentoring LDK.

** Baru merasa anak Gamais keren-keren yha? Tapi koq aku merasa paling kuper disini paling kekanakan juga. haha

Sementara yang lain mendengarkan, duin dan titan melakukan direct selling buku-buku yang kita launching. Mereka berdua jadi SPG (Stand Penjualan buku Gamais.. Hoho maksa banaget yha?). Terus hal yang paling mengejutkan adalah, tagline bertuliskan “ yang mau nanya-nanya ke LDK-an silahkan kunjungi kamar kami “Gamais crew” masing-masing (ikhwan dan akhwat).. ^^” di layar. Terus tim akhwat senyum-senyum.. haha kita berasa konsultan dadakan.

Menjelang malam, acara berakhir dan ditutup dengan doa. Semua peserta kembali ke asrama masing-masing. Biasanya, pada waktu-waktu istirahat banyak LDK-LDK lain yang berdatangan ke semua perwakilan GAMAIS, dikarenakan GAMAIS merupakan salah satu LDK Mandiri di Indonesia selain SALAM UI dan JS UGM. Selain itu, dikarenakan GAMAIS ITB merupakan Badan Khusus Pelatihan Manajemen LDK. Berbagai hal yang sering ditanyakan LDK lain yaitu mengenai kaderisasi, syi’ar, dan cashflow keuangan di Gamais.

Hari ini entah mengapa sangat melelahkan, tapi perasaan ini merasa bahwa  waktu tidak ingin cepat berlalu, walaupun sejujurnya rindu Bandung. Seperti biasa, saat pulang ke penginapan, kodok-kodok yang berloncatan dan merayap di dinding kamar selalu menyambut kelelahan kami sehingga membuat kami tertawa.

Selamat malam, kawan.

Desahan kipas angin membawa kami terbang membumbung ke singgasana mimpi.

Melepas kepenatan duniawi.

Untuk kemudian melompat lebih tinggi.

Mencari setitik noda inspirasi, yang kian lama menyebar dalam hati..

2 thoughts on “dua juli di FSLDKN Ambon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s