Paradigma Berpikir Bagi Pemimpin Cerdas


Manajemen itu tools untuk berpikir dalam menyelesaikan masalah.

Murphey’s law  said “Sesuatu yang punya peluang untuk fail, biasanya akan fail

ADK harus Berpikir “Dakwah butuh apa? Tantangannya apa?”. Jangan hanya mengikuti zaman dinosaurus, dengan mengekor pada proker tahun lalu. Berpikir kreatif dan inovatif, sesuai dengan pasar ! Manajemen itu harus logic.

Simptom perilaku ADK

  • Pengabaian parah terhadap waktu, Ga Jelas semua, contoh undangan/rapat sering diberitahukan,  waktu :10-selesai . Kapan selesainya? Dengan agenda waktu tersebut, sebenarnya kita sudah menzalimi waktu orang lain. Makanya jika kita ingin mengundang atau mengdakan rapat, harus jelas kapan dimulai dan kapan berakhir.

Imam Syahid Al Banna berkata: sederhanakanlah jika kita punya hubungan dengan orang lain. Jika saat rapat waktu sudah selesai dan masih bersitegang dalam perdebatan, maka pemimpin harus memutuskan, jangan sok demokratis, waktu itu mahal.

  • Deadliner.
  • Persoalan ada pada manajemen waktu. Jangan berlama-lama di kampus, ubahlah kampus dengan segera, siapkan estafet generasi penerus kita, dan cepatlah keluar dari kampus untuk segera terjun ke masyarakat. Jangan lama-lama dikampus, entar cuma jago kandang.

Penyebab :

ü  Penyakit sekularisme yang berbeda. Shalat masih takut kepada Allah, tapi ketika kuliah kita nggak amanah, IP pun masih PMDK. Intinya kita tidak tawazun.

  “Walaupun Anda bukan rusa atau singa, teruslah berlari atau Anda menajdi mangsa?”

 Kenapa paradigma harus dibangun segera? karena tantangan sangat banyak. Kalau kita tidak cerdas, kita akan dimangsa oleh pemangsa kita, contohnya Israel. Manajemen itu harus mampu membangun pola pikir. Selain masalah diatas terdapat juga masalah lain yaitu tubulensi eksternal dan internal. Contoh kasus, Indonesia dengan posisinya yang secara geografis cukup strategis, jika memiliki nyali dna teknologi maritim yang mapan, sebenarnya bisa menjadi negara adidaya. Kita sebenarnya bisa membuat negara-negara lain berlutut memohon bantuan, andai saja kita bisa menutup akses pelayaran yang melewati Indonesia. Hal ini tentunya menutup akses maritim internasional. Jika mereka ingin melakukan pelayaran mereka harus berputar dan melakukan perjalanan lebih jauh berkali-kali lipat.

Selain itu kita harus punya kepekaan eksternal, DK itu harus mampu menjawab tantangan global bukan cuma sibuk ngurus internal.

Jadilah ADK yang dewasa, dimana mau berdebat/ berdiskusi diawal sebelum mengambil keputusan. Untuk bekerja sama itu tidak terbatas pada subjek, buatlah koalisi kebaikan, agar agenda-agenda monoton dapat dikurangi. Jangan menginginkan segalanya instan, kita itu sedang menanam jati bukan menanam tauge. ADK secara umum harus menguasai berbagai bidang, tapi tetap harus ada fokus. Tak ada sukses tanpa fokus! Apapun yang disentuh oleh orang muslim, harus menjadi yang terbaik. Jika tidak mampu, maka tidak usah jadi apapun !

11 thoughts on “Paradigma Berpikir Bagi Pemimpin Cerdas

    • siapa mba’ul? kan dirimu, mba uul.. hehe “Pasti tiba saatnya ada orang yang tepat di saat yang tepat, kapanpun itu, sehari, seminggu, sebulan, setahun, dua tahun, tiga tahun, atau kelak di JannahNya, we never know right?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s