Missing..


Hujan deras mengguyur semesta. Melagukan kepedihan pelita. Dingin. Kelabu. Angin kencang bertiup, menambah kepedihan yang mengiris. Membisu. Diam tak bergerak. Tak ada tawa. Tak ada senyum. Tak ada pelukan hangat. Tak ada nyanyian merdu. Tak ada tatapan yang menyejukkan. Tak ada hidangan tertata.
Hampa. Bagaikan kertas yang melayang diperairan.

Lentera itu padam. Tapi ia tak akan pernah padam dalam hati. Api itu tak lagi menghangatkan. Hanya ada air mengalir deras. Dingin. Tapi tak akan pernah mendinginkan hati.

Aku sungguh merindumu, duhai kekasih hati. Akankah kita bertemu kembali?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s