What’s the mean of this poem?


Lewat  langit kumeratap
Menyingkap tabir mendera sukma
Bayangan ekor kekuningan
Mengukir mengusik hati
Tanpa cinta kumenyayang
Tanpa benci kumemusuh
Gelap terungkap
Terang melarang
Dari sebuah catatan kesedihan

Nada ini kumainkan
Dengan dayu yang rayu
Lewat tangis yang mengiris
Kau tahu sedihnya
Perih yang terinjak
Yang jejaknya terbuang
Terkubur dalam dimensi
Dilengkap nisan sejuta nyawa

Kuberusaha memanja
Lewat tawa tak bermakna
Lewat riang yang melarang
Dinginnya makin terasa
Lewat sayup nadi
Menjalar dalam darah
Menadah dalam hati

Lewat mendung ku bersua
Melintas membatas mimpi
Letih fajar mewarna duka
Menguning di batas hari
Jika maut akhiri derita
Kuingin melerainya dengan selaksa doamu

Lewat kata kuhibur diri
Lewat bahasa ku rangkai secercah hati
Walau hanya setitik senyum diatas simpul tangis
Sekuntum mawar ditangkai bersimbah duri
Kuakhiri hari dengan sedikit belas kasih dan rasa iba darimu
Kuawali hari dengan harap tak berujung dan perih tak terobati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s