Kota Tenggelam


FOTO JAKARTA TENGGELAM TAHUN 2030 - Menurut Anda, apa yang bisa menyebabkan sebuah kota tenggelam? Magic? Atau Bencana alam? Kayak penemuan-penemuan kota di bawah laut. Yang pastinya bukan karena karena magic lah yha. Salah satu hal yang saya soroti itu, mengenai kemungkinan sebuah kota atau area atau daerah baik kecil atau besar. Contoh konkret kota Jakarta bagian utara. Salah satu hal bisa menyebabkan Jakarta tenggelam adalah eksploitasi besar-besaran terhadap air tanah dan dikarenakan reklamasi Pantai Utara Jakarta, seperti yang dibicarakan di situs resmi Walhi.

Salah satu contoh yang telah terjadi adalah amblasnya Jl RE Martadinata beberapa waktu yang lalu. Ini merupakan salah satu bukti kemungkinan Utara Jakarta akan tenggelam. Menurut Direktur Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DKI, Ubaidillah, berdasarkan penelitian yang dilakukan ITB Bandung, terbukti dari laju penurunan tanah Jakarta yang meningkat drastis dari 0,8 cm per tahun pada kurun 1982 – 1992 menjadi 18-26 cm per tahun pada 2008, terutama di daerah Jakarta Utara. Woow. Mantap kan? Ini kemungkinan disebabkan oleh penggunaan air tanah yang tidak terkendali, biasanya pengguna terbesar adalah hotel dan apartemen atau gedung perkantoran.

Eksploitasi besar-besaran terhadap sumber air tanah bisa menyebabkan penurunan muka air tanah dan mengakibatkan ruang kosong diantara lapisan tanah. Akibatnya ruang kosong tersebut akan diisi oleh air laut atau akan amblas ke bawah.  Dari data yang dimiliki Wahli, setiap tahunnya Jakarta defisit air tanah sebanyak 66,6 juta meter kubik setiap tahunnya. Eksploitasi tersebut tidak dibarengi dengan adanya ruang terbuka hijau dan resapan air.

Kemudian masalah reklamasi pantai Utara Jakarta yang merupakan megaproyek pemerintah. Anehnya, langkah mereklamasi pantai malah dibanggakan Pemprov DKI Jakarta. Padahal, reklamasi pantai utara Jakarta malah akan mempercepat tenggelamnya Jakarta. Menurut ahli lingkungan dari IPB, Bogor, Alan Koropitan, reklamasi malah mempercepat proses tenggelamnya Jakarta.

“Dengan dibangun reklamasi, maka daratan akan semakin menjorok ke laut. Alhasil, ombakpun semakin besar dan kecepatan angin juga semakin kuat mengikis Jakarta,” ujar Dosen pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini. detik.com

Seandainya pemerintah memiliki kebijakan yang bijaksana dan atas dasar pertimbangan orang-orang yang ahli di bidangnya, mungkin kota Jakarta tidak akan seperti sekarang. Semua dibangun, daerah resapan menghilang, daerah amblas, air tanah mengalami penurunan, dll.

Hadooh, memusingkan yha para petinggi negara ini. Kasihan Jayakarta. Lalu bagaimana langkah antisipasinya? Let’s wait it! Semoga para pemerintah provinsi dan seluruh jajarannya mulai terbuka dan sadar. Pembangunan tidak selamanya menguntungkan ! Apalagi tidak dibarengi dengan wawasan lingkungan malah menyengsarakan. Bagaimana nasib anak cucu kita? Jika kita masih tamak terhadap dunia? Akankah generasi setelah kita bisa merasakan segarnya air minum? Rindangnya pepohonan? Itu bergantung pada kita sekarang bagaimana memperlakukan lingkungan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s