Punya Masalah? Bahagia aja lagi..


Kemudian, ketika semua orang sudah pergi, masing-masing dengan keperluannya sendiri, sekali lagi Robin menyapa kembali si anak muda. Katanya, “Anakku, ceritakanlah masalahmu dan jangan ragu-ragu. Aliran kata-kata akan meringankan hati yang berduka, seperti saat dibukanya saluran pembuangan begitu air di bendungan sudah luber. Datanglah kesini, duduk disampingku, dan bicaralah dengan nyaman kepadaku” Howard Pyle, The Merry adventures of Robbin Hood (1011).

Kalo kita punya keberanian, keuletan, dan keyakinan, maka nggak ada yang nggak berhasil didunia ini, bener ga? Seiring dengan pertumbuhan dan kedewasaan, kamu bakalan dijumpai oleh berbagai masalah. Belum kelar masalah satu, eh dateng lagi masalah yang lain. Bahkan bisa berjubel dalam satu waktu. Arggh.. Nyebelin deh! Sebagian emang nggak pernah ngira kalo masalah bisa dateng dari berbagai sudut. Bahkan masalah sepele pun, bisa jadi masalah yang gede. Padahal, sebenarnya bukan masalahnya yang berat, tapi cara kamu mandang si masalah itu, right? Soalnya cara menangani masalah itu biasanya menimbulkan perbedaan besar atas kebahagiaanmu di masa mendatang.

Sayangnya nih, banyak keputusan salah yang dilakukan demi menyikapi suatu masalah. Seringkali manusia menarik kesimpulan, menentukan pilihan yang tampak paling nyata, atau malah hanya menunggu durian runtuh (emang BNI? haha)

Banyak dari kita melihat masalah secara “hitam putih”. Contohnya, sahabat kamu membocorkan rahasiamu kepada teman-teman yang lain, lantas kamu membocorkan rahasianya pada orang lain. Masalah tersebut sebenarnya punya banyak solusi, tapi kadang keputusan dibuat dalam keadaan buru-buru dan labil.

Ada beberapa cara praktis dalam menghadapi masalah untuk meminimalisasi keputusan yang salah, (ini yang saya inget dari buku The happy me)

  • Sisihkan waktu untuk merenung (contemplation) tentang masalah tersebut. Biar kamu engga emosional. Tahukan, kalo kita mutusin sesuatu dalam kondisi emosi dan buru-buru malah ekor masalah itu jadi panjang. Pokonya cari tahu akar masalahnya dulu, ok?
  • Pikirin pilihan solusi yang bisa kamu ambil dengan berbagai sisi positif dan negatifnya.
  • Terus ambil keputusan dan rencana selanjutnya setelah tahap penyelesaian masalah.

Nah, ini ada tips nyelesain masalah biar nggak bermasalah :

  1. Siapin mental baja (jangan mental tahu!) untuk ngadepin kenyataan yang ada. Kalo mental tahu nanti cepet stressss.😀
  2. Belajar menerima kenyataan yang ada….
  3. Jangan mempersulit diri.. Soalnya penderitaan kamu, biasanya sebagian berasal dari hasil dramatisasi perasaan dan pikiran sendiri.. (ternyata sesungguhnya manusia ada bakat drama haha)
  4. Tidak mungkin hidup kita kan terus berada dalam kesulitan. Setelah gelap terbitlah terang. Badai pasti berlalu. Pikirkanlah hikmah yang ada di dalamnya.

😦🙂😀😮 :-p…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s