Resep Ajaib


Kadang belajar sesuatu atau mencari ilmu itu sangat malas untuk dilakukan. Tapi, selalu ada energi baru untuk mencari ilmu (konteks keagamaan) ketika saya memberikan mentoring untuk adik-adik tingkat dan adik-adik di sekolah. Entah mengapa, setiap kali selepas mentoring pasti ada hal yang harus aku cari yang memang belum aku ketahui atau pahami. Dan hal ini cukup membuatku terbantu ditengah terpaan awan kemalasan dalam hidupku untuk mencari setangkup ilmu. Saya sangat senang dengan semua adik-adik mentor saya ketika mereka bertanya segala hal, mulai dari masalah pribadi-sampai masa depan. Maklum, adik-adikku itu cukup kritis dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Walaupun kebanyakan setiap pertemuan hanya “curhat” tapi banyak pertanyaan yang bermunculan dari diskusi tersebut. Atau kadang dari materi yang saya sampaikan. Jika saya tidak tahu atau kurang paham maka saya akan menjadikannya pekerjaan rumah untuk mencari ilmu. Jadi saya pun bisa mencari ilmu yang mungkin belum saya pahami. Pokonya asik deh, ketika kita memberikan mentoring pada adik-adik. Bukan hanya membuat mereka mengetahui agama islam tapi menambah wawasan kita juga dari berbagai pertanyaan mereka.

Membina itu merupakan pekerjaan yang mengasyikkan. Membina pun berkorelasi dengan dibina. Selain Anda membina tapi Anda pun dibina. Dulu pertama kali saya membina sekitar awal kelas 3 sma. Cukup menakutkan awalnya, tapi seiring berjalannya waktu hal tersebut menjadi hal yang rutin dilakukan. Karena dari membina saya banyak mendapatkan pelajaran berharga mengenai psikologi manusia maupun dari segi kafaah islam. Seorang pembina dituntut untuk selalu mencari-cari ilmu yang lebih banyak dari apa yang harus disampaikan. Karena kita tidak pernah tahu pertanyaan yang akan muncul dari mentee kita. Oleh karena itu, ilmu harus kita pahami dulu sebelum diamalkan atau disampaikan. Seorang teteh berkata bahwa akselerasi pemahaman mentee bergantung dari kepahaman mentor dalam menyampaikan.

Pada intinya, saya mendapat banyak pelajaran berharga dan wawasan yang jauh lebih banyak ketika membina, karena dituntut untuk selalu mencari ilmu.. How about you?

nulis apa ya saya??? maaf pemirsa otak saya sedang kacau, belum nemu judul TA.. ada yang mau ngasi ide?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s