Rumah Idaman


Teras_belakangPernah membayangkan punya rumah sendiri? Pernah lah yha, berkhayal memimpikan rumah bak istana Ratu Inggris, Istana Versailles mungkin, atau istana-istana di negeri dongeng?

Tapi semua orang pasti memimpikan rumah indah dan menyejukkan kan? Nah ngomong-ngomong mimpi punya rumah, saya sangat bermimpi punya rumah di tepi pantai. Tidak perlu besar. Kecil, sederhana, minimalis, tapi menawan, elegan, anggun, dan tentunya menyejukkan para penghuni di dalamnya.

Saya tidak pernah bermimpi punya rumah yang sangat luas, seperti sekarang ini, yang kurang lebih 100 m2. Soalnya, perlu banyak waktu untuk membersihkannya. Ehm, cukup sekitar kurang lebih 60 m2, tapi ditingkatkan ke atas. Inginnya, bagian atas rumah, tidak menggunakan dinding batu-bata. Hanya dipisahkan oleh kaca di sekelilingnya. Hwuuuaaa. Nggak ke bayang yha.. Let’s imagine it.. 

Lantai pertama. Terdiri dari satu tempat tidur tamu ukuran 3×3 m plus toilet 1,5 x 1,5 m.  Satu ruang tamu, ehm Japan style 3,5×3,5 m. Ruang makan 2,5 x 2,5 m. Dapur kotor 2,5 x 3 m. Ruang cuci 2,5 x 2,5 m. Toilet tamu juga. Ini hal-hal penting yang harus ada.. Diusahakan sekat-sekat antar ruang dibuat terbuka. Ntah dari dinding kaca, atau hanya disekat dengan penyekat bambu atau tirai. Biar tidak terkesan kaku. Oh, lupa garasi deh 4 x 3 m… Kurang lebih 60 m2 kan ya? Ayo hitung.. :-p..

Tangga pintas ke lantai duaOke naik ke lantai dua. Nah, lantai dua ini dindingnya harus full ventilation, sunlight, moonlight, dll. Di lantai ini merupakan surganya keluarga. Nggak perlu luas juga. Intinya, ada master bedroom plus kamar mandi plus ruang kerja multifungsi. Ruang keluarga. Dapur bersih. Mushala. Kamar buat keluarga lain a.k.a masya atau kamil plus kamar mandi juga. Apa coba? Kan saya lagi bermimpi, sebelum mimpi itu di larang. hehe.. Dan pastinya ruang terbuka sejenis teras yang menghadap ke laut lepas.. Ehmm.. Kawaiii…

Lantai2Contoh rumah yang paling saya inginkan adalah model rumah yang dibuat untuk film Full House, sinetronnya Korea.. Semua sangat terang benderang. Minimalis luar biasa. Tapi anggun dan menawan. This house is truely my style..

 

 

Wah.. Cantik kan? Tidak sampai di keindahan rumah atau pemandangannya. Tapi juga di manfaat rumah tersebut. Saya ingin punya basement tempat daur ulang semua sampai yang saya keluarkan. Mulai dari recycle air cuci pakaian hingga bisa digunakan lagi. Hingga benda-benda lain yang bisa dimanfaatkan untuk hal lain. Pembuatan biogas untuk memasak sehari-hari yang berasal dari limbah rumah tangga. Dan tentunya menerapkan konsep SPAH. Lumayan buat cadangan air bersih kalo musim kemarau. Simpan di reservoar bawah tanah. Tapi harus hati-hati terhadap intrusi air laut. Nanti airnya jadi asin. Hehe

Sekitar rumah akan ditanami dengan pohon-pohon peneduh, bunga-bunga, cemara, tanaman obat, tanaman sayuran, sekitar rumah bikin kebun. Swasembada pangan keluarga. Haha..

Kebayang gimana? Susah ya? Karena Anda hanya menonton. Dan yang menjadi pemeran utama dalam rumah ini adalah saya.. Ayo temukan gaya hidup dan rumah idamanmu.

Bangun rumah bukan sekedar untuk tidur, makan, cuci, kakus lho.. Tapi rumah adalah surga untuk melakukan kebaikan dan tempat untuk merencanakan manuver-manuver kebajikan. Bangunlah rumah sesuai dengan gaya hidupmu. Luas rumah itu bukan hal yang krusial. Yang penting adalah Anda nyaman dan bahagia hidup di dalamnya.

Woow.. lupa nggak ada kamar untuk khadimat yha.. Karena saya sendiri yang akan melayani keluarga saya. Amin.. Doakan..🙂

2 thoughts on “Rumah Idaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s