I wish my friend..


It’s over and done. But the heartache lives on inside. And who’s the one you’re clinging to. Instead of me right now? (* penggalan lirik destiny child yang bertajuk ’emotion’ tapi dengan sedikit perubahan). Yeah, just one statement “I wish my friends……”. Sebenarnya sudah lama merasakan ini. Tapi tetaplah menunggu dan bersabar. Sabar.. Sabar.. Sabar.. Karena semua pasti ada jalan dan hikmahnya. Tapi entah mengapa sekarang saya mudah sekali kecewa. Mungkin karena terlalu banyak berharap terhadap makhluk. Padahal yang namanya makhluk jauhhhh.. jauuuuhh dari ‘perfect’.

Tapi tetap saja saya masih berharap ia membantuku. Walaupun hanya satu kalimat saja. Tak tahu apa yang salah denganku atau dirinya. Tapi begitu sulitkah mengatakan “can I help u??”. Dengan wajah cool dan calm, selalu saja ia langsung menyuruh. Sabar. *Mungkin akau orang terlalu baik sih.. GR tingkat tinggi. Tapi cukup menentramkan suhu tubuh. Haha

Teringat aku wajah-wajah pemain sinetron yang selalu dicaci, ditindas, tak berdaya, dan mau aja dibodohi. Ntah terlalu baik atau emang ‘over foolish”. I am a stupid jerk. Sudahlah lupakan.. Ga perlu lagi berharap. It’s over and i’ll do it by myself. I’ve hurted enough. Tapi..tapi.. sekali lagi aku takkan bisa menyelesaikan ini sendirian, betapapun hebat dan luar biasanya diriku. Karena sekali lagi manusia adalah makhluk sosial. Jika memang harus kulakukan sendiri sekarang, maka sudah kulakukan sendiri dari awal. Tak perlu selalu berharap sesuatu yang tak pasti. Bahkan mengharapkan senyumanmu saja.. Ah itu cukup mustahil. Hanya uraian air mata yang kau beri padaku. Hanya desahan kesabaran yang membuatku selalu mengeluh penuh keluh kesah. Ah lagi-lagi.. Kapan aku bisa mendapatkan senyuman hangat dan kata-kata indah darimu? Sepertinya hanya impian saja.

Tak tahulah, apa yang salah dengan diriku atau dirinya. Sulitkah kita menjalin komunikasi yang baik?? Apa salahku? Terlalu menuntut kah? Terlalu banyak bertanya kah? Oh mungkin aku selalu mengalahkanmu? Jawablah.. Jawablah dengan hati nurani mu….

 

==========end

ternyata membuat sebuah tulisan itu butuh proses yang panjang dan latihan yang terus menerus. Susah juga yha.. Ayo belajar menulis.. di mulai dnegan curhatan, ulasan, resensian, puisi, dan tulisan karya sendiri..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s