Februari Tak Pernah 30 Hari


Ah, akhirnya selesai..

Mengatasi semua agenda dengan metodologi Check List,, huff.. Untungnya nggak pake metode Leopold Matrix.. Alamat lama kali lah ngerjain semua ini.. Alhamdulillah.. Selesai! Finsih !

Tapiiii..

yang ke-5 ntar ajah, ke-8 juga, ke-99 juga, ah yang ini juga, besok ajah ngerjainnya.. TA juga masih ada tiga hari lagi menjelang bulan Maret. PKM juga ada tiga hari lagi, masih bisa bimbingan dulu…

* Kebiasaan tunda menunda, terbawa suasana santai luar biasa.. paraaaah..

Padahal kebiasaan menunda itu akan menghambat efektivitas dan optimalisasi waktu yang kita miliki. Hebatnya, saya (sebagian orang juga) merasa bahwa menunda pekerjaan itu akan lebih baik. Padahal kebiasaan menunda hampir pasti mengundang masalah bila tidak didasarkan pada perhitungan matang (butuh perhitungan empirik matematik). Ga percaya? Buktikan saja !

Kita semua tahu setiap waktu ada kewajiban yang harus kita tunaikan. Kalo kita menunda, maka pekerjaan satunya pasti akan datang menyusul, alhasil pekerjaan kita makin menumpuk sahaja. Akhirnya, banyak energi, waktu, dan biaya yang terbuang percuma selain berpeluang memunculkan rasa enggan untuk mengerjakannya.. Biasanya kan, makin banyak kerjaan makin malas mengerjakan, bener tak?

Kalo kata Imam Hasan Al-Bashri, “Waspadalah kamu dari menunda pekerjaan, karena kamu berada pada hari ini bukan pada hari esok. Kalaulah esok hari menjadi milikmu, maka jadilah kamu seperti pada hari ini. Kalau esok tidak menjadi milikmu, niscaya kamu tidak akan menyesali apa yang telah berlalu dari harimu”.

Betapa lengahnya jiwa ini.. Lost Power Syndrom itu nggak baik lho.. (Emang, kamu baru tahu yha? Iddihh kasihan deh)..

Ah akhirnya membuat makin kesal sajo..

Tahukah Anda, karena saya menunda dua pekerjaan besar, akhirnya saya lupa, bahwa Februari Tak Pernah 30 Hari.. Bahkan tahun ini tak ada 29 Hari. Berasa masih ada waktu tiga hari lagi ke tanggal satu.. Ya saaalaaaaam… Astaga ! Astaghfirullah

Besok DL, mana bisa mengerjakan semalaman! Bisa sih, tapi masih harus bimbingan.. Mana udah mulai nge-Lab intensif pula.. Ah, free-free yang melenakan.. Lebih senang kalo banyak kerjaan.. Ah rindu masa2 24 sks, yang membuat lebih produktif.. Tapi, bukan karena 24 sks nya, tapi karena semangat dalam memanajemen waktunya,,

Semoga, diri kembali menjadi diri yang dulu..

Februari tak pernah 30 hari..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s