Jepang I’m In Love


Tak hanya eiffel i’m in love, tapi dalam kamus saya jepang masih negara kedua yang saya urutkan untuk dikunjungi setelah sebelumnya Mecca diurutan pertama. Entah mengapa tapi dari dulu sejak zaman saya SD nonton Inuyasha sampa Kenshin X (ternyata tontonannya beginian :D) Jepang selalu ingin saya kunjungi. Terutama ingin sekali melihat Cherrry Blossom dari dekat dan memegangnya secara langsung. Menikmati keindahannya. Ingin ngerasain betapa indahnya salju di musim dingin di Jepang, terutama jika terlihat di puncak gunung Fuji. What a wonderfull landscape! Juga ingin pakai kimono pakaian khas Jepang, Pasti kek tiang listrik saya pakai itu, hihi😀

Selain dari itu, jadi teringat pada pelajaran sejarah dimana Indonesia dijajah oleh Jepang selama tiga tahun tapi dampak yang dihasilkan sama kayak VOC yang tiga abad. Kedisiplinannya, Ke tidak pantang menyerahannya. Kesuksesannya membangun negerinya, padahal dia adalah negeri yang rentan gempa. Jepang kecil-kecil tapi bisa menyaingi AS. Slogan yang tertanam pada masyarakatnya agar senantiasa disiplin,tertib, tanggung jawab, pantang menyerah, selalu berjuang sampai titik darah penghabisan, keingintahuan yang besar dalam ilmu pengetahuan terlihat dari beragam teknologi elektronik di dunia berasal dari Jepang, dan banyak lagi lainnya.

Oleh karena itu, entah mengapa Jepang selalu membuat saya kagum. Jujur kagum. Apalagi nih setelah gempa beberapa pekan silam, Jepang masih bisa bertahan. Luar biasa. Subhanallah. Semakin membuat saya tertarik untuk pergi kesana..

Beberapa pekan sebelumnya saya diberitahu oleh seorang teman untuk menonton Tv one saat itu ada acara tentang “Bukan Jalan Jalan Biasa”. Disana menyajikan seorang tokoh Indonesia yang meraih empat gelar doktor, peraih 31 paten, dan penelitiannya didanai 144 milyar/tahun. Beliau adalah wakil dekan Universitas Waseda, Jepang. Waseda University adalah perguruan tinggi swasta terbesar di Jepang. Reputasinya setara dengan universitas negeri semisal Tokyo University, Kyoto University, atau Nagoya University. Mahasiswa yang berguru di Waseda University 51.499 orang. Di anatar jumlah itu, 1.234 orang berasal dari luar Jepang. Subhanallah luar biasa kawan.

Beliau adalah WNI alias warga negara Indonesia, walaupun sudah di Jepang selama hampir puluhan tahun tapi beliau masih mempertahankan kewarganegaraannya di Indonesia. Dengan bahasa Indonesia yang sudah mulai terbata-bata, beliau menceritakan pengalaman hidupnya, yang dulu sebelum pergi ke Jepang, beliau diremehkan, kenapa harus kuliah, dan segala macamnya. Tapi sekarang beliau bisa menjadi kebangsaan negeri Indonesia. Kita juga setara dengan negara-negara lain. Bahkan kita bisa lebih hebat dari itu. ya kan ya kan ya kan? Dan beliau sudah membuktikan bahwa anak Indonesia mampu bersaing di kancah pendidikan internasional.

Cerita lengkapnya cekidot this link : http://www.tokoh-indonesia.com/ensiklopedi/k/ken-soetanto/index.shtml

Wuaaa, menonton ini membuat saya semakin ingin pergi ke Jepang. Tinggal bujuk rayu pada orang tua, and berangkaaat. Bismillah..😉

2 thoughts on “Jepang I’m In Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s