Semua Karena Cinta


tapi gue kesel, kenapa dia harus ngelakuin itu sama gue.. terus sekarang? hffff… ” lirih seorang gadis remaja.
“elonya juga sih. mau aja digituin, dimana lo naroh otak lo? segitu berhargakah dirinya hingga lo rela memberikan kesucianmu? Mikir dong sist,, ” sanggah temannya..
” karena gue cinta sama dia, Ca.. Gue pengen jadi pendamping hidup dia, jadi gue mau ngelakuin apapun buat dia Ca.. Apa gue salah untuk mencintai dia Ca?”
“Lo emang ga salah, tapi lo rela atas nama cinta, lo rela ngelakuin hal bejat atas nama cinta? Cinta macam apa maksud lo? Terus sekarang, dia gimana sama lo? Mau tanggungjawab? Nggak kan?”
“Gue tahu Ca, Cinta gue emang salah sama dia, sangat salah, dan gue nyesel….”
========
Berapa banyak laki-laki dan perempuan yang melakukan hubungan terlarang atas nama cinta? Berapa banyak prevalensinya? Berapa banyak perempuan muda yang melakukan aborsi? Semua dilakukan atas nama cinta yang kemudian jika salah satu pihak dirugikan pasti menyalahkan cinta. Cinta selalu menjadi kambing hitam yang empuk untuk di salahkan. Semua gara-gara Cinta. Padahal yang salah adalah insan yang bercinta. Udah tahu belum halal, masih aja. Udah tahu dosa masih aja dilakuin. Atas nama cinta? Cinta macam apakah?
Saya terkaget-kaget ketika ada seorang teman saya bercerita seperti ini. Jujur saya sangat bingung. Tak tahu harus berkata apa. Ini pertama kalinya seseorang bercerita padaku masalah ini. Agak shock dan bingung! Walaupun tahu kondisi dia akhir-akhir ini dan mungkin ini kesalahan saya karena kurang berinteraksi dengannya. Tapi sungguh hal ini di luar dugaan saya. Dulu dia orang terpenting dalam perubahan diri saya, tapi sekarang? Astaghfirullah.. Saya benar-benar bingung.
Ketika ku tanya kenapa, dia hanya menyalahkan lawannya. Sedikit menyalahkan keadaan, menyalahkan cinta. Padahal cinta itu sifat indah yang mampu membahagiakan manusia. Yang salah adalah manusia yang mengalami cinta itu. Tak ada yang salah dengan cinta. Ia murni dan bersih. Terkadang manusia lah yang menodai cinta putih itu.
Saya heran, mengapa banyak sekali orang melakukan hubungan di luar pernikahan? Karena cinta? Lalu apa hasilnya? Janin yang tergeletak yang dicegah untuk melihat dunia. Inikah yang dinamakan atas nama cinta? Saya rasa dan kita semua tahu, cinta yang murni akan timbul dalam suatu ikatan suci pula. Jika tidak demikian maka itu hanyalah kumpulan nafsu yang menjelma menjadi sebuah cinta antara dua insan.

Cinta yang indah terlahir dari hati yang tertuju pada Illahi Rabbi Sang Pemilik Cinta Sejati.

Jangan pernah salahkan Cinta, karena ia tak bersalah. Tengoklah diri, mungkin dirilah yang salah..

Untukmu, semoga Allah membukakan pintu ampunan dan membuka hatimu kembali memasuki pintu hidayah.. I love you and i am so sorry, i am not a good person for you. Please follow your deep heart, back to be yourself, live out all the worst thing, and please save her..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s