Ica Punya Cerita : Perhitungan


Experience (01)

“Jadi kemampuan penampungan TPA ini berapa lama, Missen Ica?” tanya kepala BPLHD kota Cahaya.

“Oh, berdasarkan hasil analisis dan perhitungan saya pak, Landfill ini mampu menampung beban sampah hingga 22 tahun pak. Dikarenakan, terbuat dari liner yang tahan air, luas yang mencukupi, dan teknologi yang duper canggih.” jawab Ica sang engineer.

“Oh, ya ya ya, Anda keren sekali Missen. Saya sangat bangga pada kemampuan engineering Anda!”

“hehe” senyum bangga gitu si Ica.

==== 10 tahun kemudian

“Missen, cemana pula lah perhitungan kau, baru 10 tahun sudah hampir penuh saja ini landfill, engineer macam apalah kau??!!!” hardik pa kepala BPLHD Kota Cahaya dengan logat Bataknya.

“Padahal, saya sudah menghitung dengan software tercanggih pak, dan hasilnya mengatakan 22 tahun…” si Ica kelabakan ga tahu mau ngomong apa.

“Cem mana lah kau ni, engineer payah lah kau, cepat ganti rugi, atau kau mau aku jebloskan ke bui?”

“Arghhhh…. tidaaaaaak” teriak Ica.

###############

Experience (02)

“Jadi kemampuan penampungan TPA ini berapa lama, Missen Ica?” tanya kepala BPLHD dinasti ke-8 kota Pelangi.

“Oh, berdasarkan hasil analisis dan perhitungan saya pak, Landfill ini mampu menampung beban sampah hingga 8 tahun pak. Dikarenakan, terbuat dari liner yang tahan air, luas yang mencukupi, dan teknologi yang duper canggih.” jawab Ica sang engineer.

“Oh, ya ya ya, Anda keren sekali Missen. Saya sangat bangga pada kemampuan engineering Anda!”

“hehe” senyum bangga gitu si Ica.

==== 10 tahun kemudian

“Alhamdulillah, amaaan, Safeee.. haha” Ica tersenyum penuh riang

“Wah, Anda benar-benar engineer yang luar biasa, Anda pernah berkata sepuluh tahun silam, bahwa landfill ini hanya mampu menampung beban selama delapan tahun saja. Tapi sekarang sudah hampir sepuluh tahun, landfill ini masih sahaja setengah dari yang direncakan. Saya bangga pada Anda”

“Hehe” senyum misterius…

===

Pengalaman Ica pertama adalah pas awal lulus jadi engineer, bahasa kerennya fresh graduate, pengalaman kedua adalah setelah mengikuti seminar kuliah Landfill, Mr Enri Damanhuri. Jadi para pembaca sekalian yang kelak bercita-cita menjadi seorang engineer lingkungan, pekerjaannya adalah mebulatkan angka dan memendekkan perkiraan suatu rancangan. Tapi dengan dasar pertimbangan yang logis dan ilmiah, jangan asal ajah, ntar dibilang sotoy, kena pecat lagi.. Hehe😀

Kalo orang scientist, ngomongnya, 3,534345 kalo engineer cukup 3,5 saja.. Jangan kepanjangan koma-komanya, memusingkan.. Space kertas rancangannya aja dikit, jadi simpel dan singkat saja. Kan namanya juga rekayasa..😀

Terus, kalo ngerancang berapa tahun suatu rancangan bangunan bisa beroperasi, maka rancangan harus diperkirakan lebih pendek dari perhitungan. Karena pasti selalu ada varibale I yang tak terduga terjadi. Biar kerja aman, duit mengalir, lancarrr, bos kagak marah-marah, dan yang pasti bangunan berjalan dengan baik.. Tapi bukan untuk kepentingan pribadi juga lho yha. Demi kebermanfaatan bersama..

Okee itu cerita ica kali ini yha… Nantikan Ica punya cerita yang lainnya…😀

#Menghitungharidetikdemidetik,betapawaktuberputarsangatcepatttttt

6 thoughts on “Ica Punya Cerita : Perhitungan

  1. jadi inget kuliahnya pak hasbullah nawir tentang mektan, waktu itu kalo ga salah ingat, ada engineer yang ngerancang drainase atau benteng atau apalah, yang diprediksi mampu bertahan sekian tahun, tapi ternyata belum lama setelah bangunannya jadi, malah ambruk juga, karena tidak mengasumsikan variabel pergerakan air yang mungkin merembes ke sisi bangunan….. Jadi engineer bukan pekerjaan ringan kk..

  2. wah itu namanya mark up sri… kalau di transport nt bisa dipecat duluan itu (sotoy)…
    tugas seorang engineerlah untuk membuat rancanganya akan benar-benar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya…

    jangan terlalu banyak memakai asumsi. kalau kata dosen, semakin banyak asumsi yang dikenakan kesuatu model perhitungan, maka model tersebut semakin jauh dari kenyataan…

    jadi kesimpulannya… hitungllah dengan benar…😀

    • beda sama sipil kk, lingkungan variabelnya sangat banyak,,, wah, beda sama TL, dosen saya bilang gitu,, maksudnya asumsinya juga jangan sotoy juga lah, make otak juga kali. selalu ada perhitungan tak terduga kan? kalo antum disuruh bikin proposal minta duit, nggak pake mark up? dikasih kurang dari itu? gimana? pusing juga kan nyari duit tambahannya..
      prediksi yang dilebihkan juga diperlukan untuk beberapa kasus, kecuali kalo nte sudah sangat expert. Model itu ada model realistis dan model ideal. tentunya ntum kalo ngerancang pasti pake model ideal kan, yang diasumsikan mampu apa saja, sehingga worst case nya bisa sama dengan model realistis.. Sekalipun perhitungan Anda sudah dihitung berjuta kali, selalu ada variabel X , dan kita sebagai manusia hanya bisa mencegahnya, mungkin kita lupa saat perhitungan lupa mengasumsikan sebuah variable, pada akhir operasi malah jadi kurang dari masa operasi yang dihitung, kemungkinan itu ada.
      Mungkin kasus anak sipil sama anak TL beda kali yha.. walaupun saya rasa bebannya sama.. Jadilah ahli di bidang antum.. Allahu’alam..

      • saya hanya bisa komentar,, mungkin itulah gunanya probabilitas.. kalaupun mau “mark up” tetap harus ada dasar yang jelas… ga bisa sembarangan, dan semuanya bisa diperhitungkan dengan tingkat kesalahan tertentu…

        • kalaupun mau “mark up” tetap harus ada dasar yang jelas… ga bisa sembarangan, dan semuanya bisa diperhitungkan dengan tingkat kesalahan tertentu… –> tentu saja dengan dasar yang jelas, asumsi dengan berbagai pertimbangan, prediksi dengan perhitungan yang akurat, analisa statistik dengan tingkat probabilistik yang sesuai dengan kondisi realistis.. engineer kan bukan tukang gorengan, tinggal masukin seenaknya, di rasain bumbunya jadi deh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s