Earth Conquer 1st


CIATER 10 APRIL 2011

…Mari kita menepi sejenak…
…Membawa diri ke alam bebas…
…Alam yang akan mengingatkan kita akan tujuan hidup…

…Jangan gadaikan jiwa raga kita kedalam kesibukan yang tiada bertepi…
…Hingga saatnya kita lupa akan tujuan hakiki…
…Tiada guna nanti kita sesali…

…Muhammad SAW selalu menepi ke alam sunyi…
…Temukan diri dan keagungan Ilahi Rabbi…

…Lama kita tidak berjumpa…
…Mari kita kembali merajut hati…
…Eratkan silaturahmi…
…Di alam bebas yang akan selalu menjadi saksi…

:-)…Hingga akhirnya kami bertemu di Ciater Highland Resort…🙂

Written by Yana Mulyana, dengan sedikit gubahan oleh penulis blog..😀

Di foto itu kek negeri di atas awan kan? Berkarpetkan hijaunya rumput.. Hehe.. Yup itu adalah tempat tertinggi Ciater HighLand Resort. Kemaren saya bersama keluarga sekolah saya pergi untuk rihlah. Biasanya kite sebut Earth Conquer. Dan ini pertama kalinya setelah sekian tahun hihi.. Dari angkatan tua cem Kang Yana, Kang Fitra, Teh Ayu (Ikaris 02) terus ada Kang Tedi (03), Kang Aldi, Teh Ratna (04), Teh Suci (05), Ica, Iyya, Ihsan (07),Septi, PD (08), dan Rosita (09). Acara ini emang udah lama diagendakan semenjak sekitar 1 bulan yang lalu, bahkan hingga membuat kang Yana yang tengah berada di Singapore kembali ke Indonesia.. Hii so sweet kakak yang satu itu..

Acaranya emang simpel, yang penting kite kumpul lah. Mulai dari jalan ke atas puncak, menuruni lembah, dan duduk santai berta’aruf, terus makan di atas daun pisang.. Mendendangkan lagu yang dibuat oleh Muhammad Ihsan Akhirulsyah a.k.a ichan atau mia? Hehe. Tapi nggak jadi-jadi. Karena ujan. Terus kita share deh ngalir ngidul diatas bukit di dalam gazeebo sambil menikmati alunan hujan dan semilir angin. Mulai dari kelinci, kondisi pasca siswa mahasiswa (kerja coy maksudnya..) sampai apa yang kita mau lakukan..

Setelah hujan reda kami shalat zuhur di Mesjid As-Sa’adah (kalo ga salah), sampingnya ada restaurant Korea lho.. Hehe. Setelah salat, ditraktir makan mie telur rebus sama kang Yana dan segelas teh manis hangat. Terus kita ngobrol lagi ampe Ashar, terus pulang. Terus foto lagi. Serius, saya sebagai fotografer geleng-geleng kepala menyaksikan para tetua berpose seperti itu. Ampun dah.. Hehe

But, it was a great Earth Conquer that i have felt. The best travelling that i have followed. No JAIM, no shy, pokoknya santai bisa sebagai saya pada umumnya. Nggak sibuk dengan hal-hal yang membuat perpecahan. Haha. Pokoknya keren dah. Mengendurkan kestressan tingkat tinggi dengan kondisi kampus.. TA, tugas, kapankah engkau berlalu??? Makanya ada selingan dari kesibukan yang tak berujung itu, dengan rihlah melepas batas cakrawala..

 

Bagaikan samurai.. Menebas sekat-sekat.. Mari mengikat yang tercerai.. Dan menjaga yang terikat..

Ukhuwah itu tak terjalin sendiri.. Perlu bumbu untuk menyatukan pribadi yang mandiri..

Tak perlu merasa sendiri, karena KAMI selalu ada bersama dengan mu..

Walaupun hanya dalam rinai doa yang suci pada Illahi Rabbi..

:D:D:D:D:D:D:D:D:D

Tapi pas pulangnya sakit pinggang naik elf. Wiiii.. Sedih kalipun itu.. Haha.. Berpikir harus ada reformasi transportasi umum di Indonesia.. Ayo bersemangat!!! Oh, keingetan 13 April 2011.. Langsung pening kepala cenatcenut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s