Kepompong Hati


Suatu siang setelah interview yang melemaskan syaraf dan betapa mata dan kepala saya sudah hampir tak berasa saking sakitnya, saya pergi makan siang bersama dengan teman saya. Saat lunch itu, teman saya bercerita bagaimana kekecewaan dia pada temannya. Bagaimana ia merasa ditinggalkan, atau ia diminta hanya sebagai pembantu saja. Dan cerita lainnya yang mengalir. Entah mengapa ada perasaan serasa dengan teman saya itu.

Saya ikuti ceritanya hingga ia menumpahkan semua rasa kesalnya, untung ga numpahin makanan, uh serius nih ceritanya, hehe. Hingga saya mendapat sebuah kesimpulan, bahwa saya itu hanya seorang manusia yang tak pernah luput dari khilaf. Saya pun sama, sering kali merasa kecewa atau kesal, tapi ada kecewa yang bisa saya langsung sampaikan pada orangnya ada juga yang kecewa hingga inginnya tak pernah bertemu dengan orangnya. Bukan salah dia memang, hanya saja saya yang tak mampu mengendalikan perasaan. Terlalu lemah iman, hingga tak mampu mengendalikan perasaan.

Kecewa adalah tanda cinta. Iya kan? Semakin Anda cinta maka semakin besar kekecewaan yang didapatkan tatkala terlihat sedikit noda yang menyakitkan. Itu memang sudah begitu adanya, makanya dalam kamus saya sekarang ini , jangan pernah terlalu percaya pada makhluk, jangan bergantung pada makhluk, karena hanya akan mendapat kekecewaan sahaja. Percaya dan bergantunglah pada Allah, bukan pada makhluk !

Saya memang tak sempurna, karena saya hanyalah seorang manusia biasa, yang juga pernah mengecewakan orang lain. Tapi perjalanan hidup membuat saya semakin percaya bahwa musuh terbesar saya adalah diri saya sendiri, bukan orang lain, atau benda-benda. Saya bisa senang bergantung pada diri saya, begitupula saya bisa marah dan kesal pun bergantung diri saya..

Merasa semakin dibukakan tentang segala hal, bahwa saya hanyalah manusia yang hina dina, manusia kerdil yang tak ada apa-apanya.. Layaknya dandelion yang dengan mudah diterbangkan angin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s