Catatan Harian Mukmin Sejati


Roda kehidupan berputar menurut alur waktu yang telah ditetapkan oleh Ar-Rahman. Setiap hari manusia bergerak menuju ajal, melanjutkan perjalanan hidup, keluar mempertaruhkan diri! Ada yang membebaskannya dan ada pula yang mencelakakanya.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari perjalanan hidup. Orang yang beruntung adalah orang yang bisa berkaca dari pengalaman orang lain. Dan orang yang malang adalah yang menjadi pelajaran bagi orang lain.

Hidup pasti penuh tantangan, seiring dengan dunia yang merupakan tempat ujian dan cobaan. Tidak ada seorang pun yang lepas dari tantangan ini. Hanya saja bergantung kepada diri sendiri, tetap berdiri tegar melewati setiap rintangan atau amblas ke jurang kehinaan.

Adalah tauhid, suatu perkara yang karenanya Allah swt mengutus para nabi dan menurunkan kitab-kitab suci. Dan karenanya pula Allah swt menciptakan jin dna manusia. Allah swt berfirman, “Dan Aku tidak lah menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS Adz-Dzariyat :56)

Maknanya adalah mengkhususkan Allah swt untuk diibadahi dna mengesakan-Nya dalam setiap ibadah.

Manusia tidaklah diciptakan sia-sia dan dibiarkan begitu saja. Bukan hanya untuk makan dan minum, bukan pula untuk membangun istana-istana yang tinggi dan sejenisnya. Bukan hanya untuk membelah sungai dan menanam pohon. Dan bukan pula untuk tugas duniawi lainnya. Akan tetapi, mereka diciptakan untuk menyembah Rabb mereka dan mengagungkan-Nya. Untuk berpegang teguh dengan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Untuk melaksanakan hukum-hukumNya. Agar para hamba menghadapkan wajah mereka kepada-Nya dna membimbing mereka untuk menunaikan hak-hakNya.

Merupakan hak Allah swt atas hamba disetiap waktu yang berlalu dalam hidupnya adalah menunaikan kewajiban ubudiyahnya yang ia persembahkan kepada Allah dan beramal untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jika ia mengisi waktu dengan ubudiyah, ia akan maju ke depan menuju Ar-Rabb. Sebaliknya, jika ia siis dengan mengikuti hawa nafsu, berangan-angan dan membuang-buang wkatu, ia akan mundur ke belakang.

Seorang hamba kalau tidak melangkah maju, ia pasti bergerak mundur. Tidak ada kata berhenti di tengah jalan. Jika tidak maju, ia pasti mundur. Seorang hamba senantiasa berjalan, tidak berhenti. Itulah detik-detik kehidupan yang berlalu dengan dengan cepat menuju surga atau neraka! Ada yang melaju cepat dan ada pula yang bergerak lambat! Hanya saja dalam perjalanan ini ada yang berbeda arah dan tujuan dan ada pula yang berbeda akselerasi kecepatannya.

Dan sungguh, yang paling agung dari isi Al-Qur’an Al-Azhim adalah penjelasan tentang hak Allah swt atas hamba-hambaNya dan penjelasan tentang perkara-perkara yang bertolak belakang dengan itu. Adapun hak Allah swt ialah memurnikan ibadah hanya untukNya semata dan mengesakan-Nya dalam ibadah. Sedangkan penjelasan tentang perkara yang bertolak belakang dengannya, yaitu syirik akbar, sebuah dosa yang tak terampuni.

Semoga kita semua dapat menjalani hidup sebagai seorang mukmin sejati dengan menapaki setiap lembar catatan hariannya.

written by : M. Ihsan. A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s