Ketika CintaNya Kembali Menyapa


Entahlah….

Rasanya saat ini aku tak bisa merasakan apapun. Padahal… Aku sangat lapar. Kepalaku sangat sakit sekali. Mataku pedih. Dadaku sesak. Bahkan kaki yang sekitar satu jam lalu jatuh terguling dari motor, tak terasa sakit. Mati rasa. Itulah yang aku rasakan saat ini. Hanya istighfar yang berkali-kali aku ucapkan.. Air mata pun bahkan tak bisa keluar..😦

Mungkin, saat ini saya tak sedang berada di dekatMu.

Mungkin aku lupa menyapaMu..

Mungkin, aku lupa menjalankan kewajibanMu..

Mungkin, shalatku bukan untukMu..

Mungkin, shaumku bukan untukMu..

Mungkin, cintaku telah menduakanMu..

Mungkin, sedekahku tak ikhlas karenaMu..

Mungkin.. Mungkin..Mungkin..

Ah.. Bukan mungkin, tapi memang iya, aku telah melupakanMu..

Astaghfirullah..

Sepanjang jalan, aku hanya melihat kuyu. Lesu. Tak mampu berbicara saat itu, hanya senyuman lesu dan tak bergairah.. Maaf bila aku mengacuhkan. Bukan maksud hati aku seperti itu..

Dan aku tahu, inilah teguran cintaNya untukku.. Alhamdulillah, Engkau masih mencintaiku, Ar-Rahiim.. Banyak sekali kelalaian yang aku perbuat baik disengaja maupun tidak.. Semoga Engkau mengampuniku.. Dan terimakasih atas teguran ini.. T_T

Seperti sebuah ayat Al-Qur’an yang menerangkan bahwa, kebaikan yang kita perbuat adalah untuk diri kita sendiri, begitu pula keburukan yang kita perbuat, mungkin suatu kali akan menimpa diri kita. Setiap sesuatu ada hikmahnya, setiap kemalangan ada berjuta hikmah di balik itu. Hanya tinggal percaya, dan merefleksikan diri kita atas semua tingkah laku yang kita perbuat sebelumnya..

Begitu pula dengan diriku saat ini, betapa banyaknya kelalaian yang mungkin aku perbuat, dan aku mendapat teguran darinya, atas kesombongan yang mungkin mendarahdaging dalam jiwa yang hina ini…

Astaghfirullahhh…

Ya, sekitar dua jam yang lalu, saya kehilangan dompet saya, berisi uang (ntah berapa ribu), SIM, KTP, KTM, ATM, kartu nama, dan foto. Sebenarnya aku tak menyadarinya, tapi sesampainya aku turun dari angkutan umum, aku baru menyadari keanehan dari tasku, kenapa tasku terbuka?????????

Langsung saja aku mencari DOMPET hitam putih, dalam keadaan panik aku kembali ke tempat dimana aku turun. Nihil. Segera aku berlari menuruni tangga ke rumahku, dan menelpon kakakku, dengan perasaan tak menentu, dengan pikiran yang tidak jelas, dan kalimat yang terbata, aku bercerita padanya. Lalu aku menggeledah tasku sesampainya di rumah. Tak ada. Kemudian aku berlari ke parkiran pergi ke daerah terminal Dago, dimana tempat kemungkinan dompet terjatuh atau apalah. Padahal baru lima belas menit kira-kira aku meninggalkan tempat itu, namun tak ada juga. Semakin lah aku merasa lemas..

Bukan masalah uang, aku tak peduli beratus ribu pun yang ada di dalamnya.. Tapi aku kebingungan, didalamnya ada KTM, KTP, SIM, ATM, dan foto. Aku ketakutan karena itu….

Gimana caranya… Ya Allah, semoga siapapun yang menemukan, mengembalikan dompetku itu….

Dan semoga Allah meluluhkan hatinya untuk mengembalikan dompetku dengan kartu2 berharga itu.. Amiin..

Ya, inilah pelajar penting, betapa harus teliti, apik, dan rapi dalam menyimpan barang…

Allah, ampunilah aku…😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s