Hard to say : I Love U


Agustus, 2007

Menenangkan. Menyejukkan. Hatiku bergetar untuk pertama kalinya saat aku memandang tubuhnya yang biasa saja. Namun, entah mengapa aku merasakan rasa berbeda tatkala memandangnya kala itu. Dialah yang aku cari selama ini, seseorang yang mampu menyejukkan pandangan dan hatiku. Dan mungkin dialah teman hidupku.. Tapi… Ah, masa dia?

Benarkah dia orang yang aku cari selama ini??Tapi, dia orang yang selalu mengejek tingkahku, orang yang selalu berantem denganku. Ya Allah… masa iya???? Hmmmmm

September, 2007

Ya, sudah kutetapkan hati, bahwa dialah yang akan mengisi separuh Dien ku, insyaAllah. Dan aku akan menggunakan waktu sekarang untuk memantapkan hati dan berusaha mempersiapkan segalanya.. Bismillah.. Ya Allah, jika Dia adalah calon teman hidupku yang terbaik, maka mudahkanlah, namun jika bukan maka jauhkanlah.. Amiiin..

Ini targetku, aku akan bersanding dengannya di pelaminan pada tanggal 3 Juli 2011, insyaAllah. Tulisan inilah yang akan memberikanku semangat dan motivasi untuk selalu memperbaiki diri untuk mendapatkannya..

April, 2011

Di puncak Gunung di Daerah Jawa… Berusaha mencoba menelponnya. Aku bertekad melamarnya di puncak tertinggi gunung ini. Tapi….. there is no signal. Turun dikit lagi mungkin yha. There is no signal.. Akhirnya hingga di dasar gunung tersebut, barulah aku mendapat signal tersebut. Dan cepat-cepat aku menelponnya.. Tapi, berkali-kali aku menelponnya…

“The number you wish to call is unreachable.. tulalit…”

Hmm… Belum saatnya mungkin yha.. Perjuangan belum selesai.. Nanti, aku akan menelpon kembali..

Beberapa hari kemudian..

“Rrrrrtttt….” Suara getar handphone.

“Assalamu’alaykum, ya ada apa?” suara di seberang dengan nada tegas.

“Wa’alaykumsalam. Saya mau ngomong sesuatu ama kamu.” jawabku.

“Ya, apa?” jawabnya.

“Saya ingin melamar kamu, sebenarnya kemarin saya menelponmu, tapi kamu nggak ngangkat”

“haaaaaaaaa???? Jangan becanda deh” orang di seberang telpon shocked dan kebingungan.

“Saya serius ingin menikah dengan mu” jawabku dengan nada takut dan gugup.

“Oh, kamu punya guru ngaji nggak?” tanya orang seberang dengan nada datar.

Punya”

“Kalo giitu kamu hubungi no ini aja” tegas nyerempet ketus.

“Hmm.. Baiklah.. Assalamu’alaykum” jawabku dengan sedikit lega.

****

Rrttt.. Sebuah sms masuk. “Asw. Kamu coba datang langsung ke rumah aja ketemu sama mama.” isi sms darinya. Besoknya aku pun datang ke rumahnya, sendiri, dengan jiwa pemberani menghadap ibunya.. Dan terjadilah percakapan yang cukup hangat, walaupun mungkin dia masih tidak menyangka aku melamarnya. Akhirnya, ibunya pun setuju, hanya saja restu lain harus aku dapatkan dari kakeknya. Hmm..

Jakarta, akhir April 2011

Aku mencoba mengetuk pintu, kemudian muncullah seorang lelaki yang sudah lanjut usia. Aku menanyakan nama pemilik rumah yang tertera dalam alamat yang diberikannya padaku. Alhamdulillah, ternyata memang benar. Aku mulai membuka pembicaraan, Alhamdulillah nyambung juga dengan si kakek. Lalu kuutarakan maksud kedatanganku kesana. Dan, Alhamdulillah beliau tak merasa ada masalah dengan maksudku melamarnya… :-p

Juni, 2011

Detik-detik terakhir masa lajangku. Tak terasa perjuanganku menunggu hingga 3 tahun ternyata Allah meridhainya. Dan kini aku sedang mempersiapkan pernikahanku dengannya… InsyaAllah, aku akan menggenapkan separuh agamamu, dengan semua persiapan yang aku lakukan sejak pertama kali melihatnya mampu menyejukkan mataku tatkala memandangnya. Walaupun mungkin aneh, tatkala memikirkannya. Haha, dia jadi pendamping hidupku??? Yang benar saja… Tapi itu nyata, bukan lagi khayalan dan mimpi belaka.

Saat ini aku sedang menanti bersanding di pelaminan dengannya, kekasihku yang ku tunggu selama tiga tahun, tanpa seorang pun tahu bahkan dirinya, hanya Allah dan aku yang tahu.. Dan itu sangat sulit, namun berkat perjuangan dan tekadku serta keridhaan Allah, aku mendapatkan hatinya….

Kasihku yang kutunggu dengan sepenuh rindu, akhirnya aku mendapatkan hatimu..

Dengan ikhlas karena Allah aku melamarmu dengan sepenuh jiwa karena cinta kepadaNya..

~end

Based on true story.. Hehe..

Yup, cinta itu sangat aneh dan unik. Datang tak diundang, pergi pun tak diantar.. Tapi yang jelas, Allah akan memberikan pasangan hidup yang baik ketika kita selalu memperbaiki diri untuk mendapatkan seseorang yang terbaik dariNya. Percaya saja, laki-laki baik adalah untuk perempuan baik dan sebaliknya. Sekarang doanya, siapapun ia yang nantinya akan menjadi penamping hidup kita, maka cintai ia sepenuh hati karena cintamu pada Allah. Seperti yang pernah tetehku katakan, “Karena aku mencintaiMu, makanya aku akan mencintai suamiku sepenuh cinta dan keikhlasan”. Hehe

Jodoh itu sudah ada dan tertulis di lauh Mahfuzh, hanya saja kita harus selalu siap untuk ‘disegerakan’ ataupun ‘ditunda’. Tapi itu adalah kepastian bagi setiap insan. Sekarang tinggal kita senantiasa memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kedatangannya..

😀

7 thoughts on “Hard to say : I Love U

  1. dibaca-baca lagi, tetep aja getek. Kamu ngarang banget sehhh!
    harusnya kalo uda 1 watt tidurr! Ini malah ngacapruk, ntar digigit nyamuk noh.

    tapi so far, jadi terharu, ^^

  2. dibaca-baca lagi, tetep aja getek. Kamu ngarang banget sehhh!
    harusnya kalo uda 1 watt tidurr! Ini malah ngacapruk, ntar digigit nyamuk noh.

    tapi so far, merasa terharu, ^^

  3. Hushhh,, yang sotoy itu kamuh! perasaan orang dibikin kisah, haha

    *btw, ada beberapa data yg ga valid nih,, kamu dengernya sambil ngantuk ngantuk sih
    hiihii

    • * ih kamu sotoy

      kalo kamu dateng malam tanggal 5 juni, di kamar pengantin, dan mendengar ceritanya, mungkin kamu tahu itu cerita siapa..

      beda orang kali..
      yang jelas kamu nggak kenal sama yang aku tulis disana wong dia bukan anak itb.. wkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s