Alih Profesi TKI –> TEI


Setiap pagi terdengar santer dan penuh kesedihan diwarnai nada datar sang pembaca berita di televisi, TKI yang menderita di negeri orang. Betapa malangnya nasib negera kita, betapa malangnya nasib mereka yang berusaha mencari nafkah demi menghidupi keluarga. Begitulah fenomena dua pekan terakhir yang terekam kamera mata dan telinga saya setiap pagi. Derai tangis para keluarga yang gelisah tentang kondisi anggota keluarganya di negeri orang yang tengah menunggu hukuman.

berkaca pada diri sendiri yang sekarang tengah menjalani masa-masa terakhir sebagai mahasiswi. Alhamdulillah masih diberi kesempatan mengenyam pendidikan tanpa kekurangan apapun. Terlahir menjadi seorang putri yang cukup diberikan rezeki oleh orang tua, sehingga mampu menjalani kehidupan yang katanya normal ini.

Yha, begitulah hidup selalu diwarnai dengan keadilan, ada kaya ada miskin, ada bahagia ada sedih, ada hitam ada putih, ada barang ada limbah, ada minyak ada air, dan sebagainya. Terkadang sering terlintas dalam benak, “Andaikan Indonesia jadi eksportir TEI bukan lagi TKI. Kapan yha zaman itu akan datang???”

Apa itu TEI? Tenaga Eksekutif Indonesia. Bukan Tenaga Kerja Indonesia. Biasanya secara harfiah TKI kan disamakan dengan kuli dapur tuh di negeri orang, kalo TEI disamakan dengan kuli perusahaan jajaran eksekutif (jajaran atas lah dalam suatu perusahaan asing). Nah, bukan mustahil kan kalo Indonesia jadi eksportir pegawa eksekutif? Para eksmud kita kan banyak nih yang katanya lulusan luar negeri atau lulusan negeri sendiri. Jadi sebenarnya kita mampu bersaing dengan warga negara asing di dunia ini.

Tak percaya? Buktinya banyak kok, banyak warga negara Indonesia yang sukses di luar sana, seperti Profesor asli Indonesia yang jadi dosen di Jepang, Univ Waseda, banyak juga yang jadi pegawai perusahaan di perusahaan ternama asing. Banyak deh pokoknya.

Jadi mungkin ke depannya Indonesia harus panda mencetak para TEI bukan lagi TKI yang datang ke luar negeri hanya mencari nafkah, syukur deh kalo dia ngerti bahasa asing, nah ini, yang jadi TKI adalah orang2 yang nggak ngerti bahasa asing kan? Bahkan pendidikan aja mungkin cuma tamatan SD. Alhasil seperti inilah kejadiannya.

Jadi, mari para mahasiswi atau para fresh graduate yang sedang menunggu untuk dilamar, yuk jadilah TEI yang tentunya tak melupakan tanah air beta.. Sipp..

Sekian dari saya, terima kasih atas perhatian Anda, dan selamat menjalankan aktivitas harian Anda. Semoga kita berjumpa di artikel selanjutnya..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s