Feel That Heart Beat


Membaca status seorang teman bertajuk, “miss “that” heart beat (^0^) kapan yaa ada lagi??” .. Ya, saya mungkin merasakannya saat ini, detik ini, tapi sayangnya suasananya mungkin akan jauh berbeda dengan yang saya harapkan. Tapi tetap bersyukur dan semoga itu menjadi yang terbaik.

Hmm.. Hari ini saya mengikuti sebuah pengarahan untuk seminar tugas Akhir Teknik Lingkungan. Ntah mengapa tapi saya memang sangat menantikan saat-saat untuk seminar.. merasakan sensasinya.. merasakan jantung berdegup kencang saat berdiri disana. Merasakan panas dingin.. Merasakan keringat dingin.. Merasakan getaran pita suara yang kadang tersumbat.. Merasakan saat-saat saya berdiri berbicara dalam bahasa asing, dengan nada seperti Tamaki Aso. Itu lho penyiar favorit saya saat zaman SMP atau SD yha.. Film jepang itu lho.. Dan memukau hadirin yang hadir saat itu..

Tapi… pupus sudah harapan saya itu.. Oh Tuhan.. Betapa inginnya saya berdiri disana.. Tapi sang koordinator seminar berkata, “kita seminar nya di sini yha, soalnya auditorium cc timur udah di booking orang tanggal segitu..” Langsung lemas… Padahal betapa ingin sekali saya mempresentasikan 4 bulan kehidupan saya di lab di podium internasional itu.

walaupun begitu saya tidak boleh lagi lengah, leha-leha, dan menunda-nunda karena itu hari terakhir saya presentasi di depan teman-teman dan dosen, sebelum sidang sarjana yang cukup mematikan sepekan setelahnya.. Ah, walaupun tak sesuai dengan harapan saya, tapi semoga makalah saya tidak ditolak, hanya sedikit revisi.. amiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s