Sayembara Berenang di Kolam Raja


“Wahai rakyatku, dengarkanlah aku!” seru Raja Seribu Hikmah.
“Yaa, wahai Raja, apa gerangan yang ingin engkau katakan kepada kami” seru salah satu rakyatnya.
“Barangsiapa yang mampu menyeberangi kolam ini, maka akan aku jadikan siapapun itu menjadi putra mahkota negeri kita”
Semua hadirin saat itu kontan saja langsung semangat, jadi putra mahkota siapa pula yang mau nolak? Langsung saja rakyat negeri tersebut berlomba-lomba mengacungkan tangan.

“Tapi, aku telah menaruh berbagai hewan buas di dalamnya, hiu, buaya laut, ikan piranha, ikan hiu torpedo, belut listrik. Bagi siapapun yang mampu melewatinya, maka aku akan langsung memberikan nya hadiah sebagai putra mahkota.”

Diceritakan demikian, semua langsung terdiam, ketakutan, saling menunjuk, semua mundur… Namunn…

Keciprak..Byurrrr..

Semua hadirin tersepona oleh salah satu pemuda, dia langsung meluncur ke dalam kolam, menerjang belasan hewan buas yang kelaparan berada disana, ia mencoba hingga ke tepi kolam.. Hadirin yang datang memberi semangat atas keberanian sang pemuda melompat ke dalam kolam tersebut. Gegap gempita dan sorak sorai yang membahana memberikan semangat kepada sang pemuda yang hampir sampai di tepi. Akhirnya, sampailah ia di ujung kolam, dengan cepat dia naik dari kolam untuk menghindari hewan-hewan di dalamnya.

Semua hadirin yang melihatnya bertepuk tangan bersorak sorai gembira. Begitu pula dengan sang Raja, yang sangat bangga akan keberanian sang pemuda. Sang pemuda itu hanya berusaha berdiri mengatur nafasnya yang tersengal-sengal.

“Wahai pemuda pemberani, engkau aku hadiahkan putra mahkota ini kepadamu!”
“Tapi… Wahai Raja, aku ingin bertanya..” jawab sang pemuda.
“Tentu saja, pemuda, apa yang engkau ingin tanyakan, kemenangan ini adalah milikmu” sang raja menimpali.

“Siapa yang mendorong saya ke kolam????????”

*Gubrak…

Sepenggal kisah diatas sangat menarik bukan? saya mendapatkannya ketika mendengarkan sebuah nasihat dari seorang saudara saya yang luar biasa, Subhanallah.. Terkadang, manusia perlu dorongan atau motivasi untuk menjadi sesuatu untuk menjadi sukses. Perlu sedikit paksaan untuk membiasakan kebaikan.  Ya nggak?

Contoh real nih, terkadang tanpa sadar ide2 sering bermunculan tatkala sedang diburu deadline, betul kan? (ini sih the power of kepepet) atau kita melakukan sesuatu karena paksaan. Tapi tak jarang hal tersebut malah memberikan kebaikan kepada kita bukan?

Sama halnya dengan cerita diatas, kadang kita memang butuh sedikit dorongan untuk memunculkan keberanian kita, butuh sedikit pemicu adrenalin kita untuk melakukan sesuatu yang WAH!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s