Finally…


Alhamdulillah ya..
Hehehe.. setelah sekitar hampir dua bulan tidak pernah mengisi blog ini alias curhat, akhirnya bisa kembali merangkai cerita dalam alunan tuts-tuts keyboard. Baiklah, karena dua bulan terakhir nyaris membuat saya berubah 180 derajat, mulai dari jam tidur hingga jam bangun yang berubah berasa “kalong”. Ngebut memeras otak untuk menuliskan karya kreatif dalam BAB IV karya tulis saya. Hingga lupa makan. Yang ada nyaris setiap hari hanya minum empat gelas susu.

Tapi, akhirnya empat hari berlalu dari hari besar saya di kandang Ganesha ini. Cukup melegakan sedikit. Walaupun masih harus revisi. Tapi, bisa guling-guling panda, dan menulis kembali di blog kesayangan, walaupun sempat lupa passwordnya apa. Haha😀

Dan yaaaaa ingin sekali berteriak kegirangan hahahhaha..

3 hari menjelang sidang (Senin, 19 September 2011)
Ini kali pertama, “seseorang” menelpon saya dan mengabarkan “ok. penguji kamu udah siap hari kamis ya.”.
Hah.. panik tingkat tinggi.. Yang bener aja, Mr.5. Dospem saya bahkan belum pernah baca draft saya pak. GImana kalo dibantai???? Terus, akhirnya.. hmmm.. oklah.. hmmm..
Ah tapiiiii, lembar administrasi laboratorium saya belum komplit, saya baru seminar 3 hari yang lalu, kenapa saya diplot pekan ini Mr.. Ah.. mati rasa. Akhirnya saya utarakan, belum dapat tandatangan kepala lab B3 alias dosen pembimbing saya.
Otomatis dong, 1 ruang tata usaha heboh, kenapa kamu belum dapat tandatangan, syalala.. dan akhirnya kaprodi mengizinkan karena alasan dosen pembimbing saya sekarang di Medan, baru kembali hari Rabu. dan saya sidang hari Kamis. Bagaimana caranya, belum bimbingan pulak. Raut wajah saya otomatis sudah berubah menegang. Mana dosen penguji, aduhai, hingga semua orang berkata, “kamu anaknya sesuatu banget deh”.
Iya memang, inilah anugerah yang terindah dari Allah, kata saya dengan wajah ta berubah menampakkan kesenangan. Hem.. baiklah..

Selasa, 20 September 2011
Sehari mencari penguji. Alhamdulillah, satu penguji berhasil ditemui.. tinggal 1 lagi.. menunggu dengan wajah kusam.. dan ketemu juga…
3 jam kemudian…
“Bu emenda ga bisa nguji kamu nanti, draftnya ambil lagi aja” sms dari teman saya..
Antara alhamdulillah dan kebingungan karena saat itu saya sudah di rumah. Hwuuua.. Dengan sigap saya kembali ke kampus. Bertemu Mr.5 yang sulit terkatakan betapa beliau sangat tak terkatakanlah.. Naon deuih.. Akhirnya saya bilang, gini-gini-gini.. Eh ternyata beliau udah tahu duluan. Yaiyalah. Akhirnya saya diminta menemui seorang dosen dan meminta kesediannya untuk menguji. Kemudian saya datangi dosen tersebut, berkata lalalala, dan masih ngambang belum ada kepastian hingga sore hari. Kembali saya menghadap Mr.5.

Rabu, 21 September 2011
Akhirnya, kedua penguji sudah fix. tinggal mempersiapkan.. Whuaaa.. ntah apa rasanya saya saat itu, sulit dijelaskan dengan kata-kata. Orang bilang saya setenang itu. Memang sih, rasa deg-degan yang tak bisa tidur sudah saya habiskan saat malam selasa sebelumnya. Dua hari menjelang sidang, saya bahkan tidak belajar apapun, benar-benar pasrah sepasrah pasrahnya untuk dibantai di ruang sidang. Yang ada hanya benar-benar berdialog dengan Allah tentang semua TA saya. Dan ketika detik-detik menjelang..

22 September 2011
Saya tidak panik, tidak deg-degan kecuali karena penguji 1 belum hadir hingga pukul 13.30. Ini baru panik, gimana kalau tak jadi sidang. Hwuaa.. Sisanya.. santai luar biasa. dan percaya itu semua adalah pertolongan Allah. Waktu persidangan yang hanya 2 jam disingkat menjadi sekitar 1,5 jam. Dan Anda tahu, sidang saya paling cepat diantara yang lainnya. Pertanyaan didalam pun tergolong santai, walaupun lumayan banyak koreksi dan saran dari penguji. Whuii.. senangnya.. dosen-dosennya pun sangat baik, tidak semenakutkan orang bilang tentang sidang. Bahkan saya merasa seperti diskusi tugas saja dengan mereka. Walaupun kadang sering dibilang Anda belum bisa lulus lah. TA belum selesai lah.. Akhirnya.. karena tak terlalu banyak pertanyaan, sekitar 2.40 sudah diminta keluar. Wew..
2.48an kira-kira diminta masuk lagi.. dan saya dinyatakan lulus bersyarat “revisi”. Haha
Tak ada tangis, yang ada lega bangeeeet rasanya. Semua orang yang menunggu saya, keduluan oleh saya yang sudah keluar. Bahkan yang mau nagsih baloon pun masih niup balon depan lab B3. Sayanya udah jalan-jalan kemana-mana. Hahahaha.. dan semua orang bilang, “Kenapa udah keluar lagi???” saya hanya berkata..”entahlah”.. wkwkwk

Sambutan hangat dari teman-teman saya, bunga, medali, baloon, mahkota barbie, peluk, jabat tangan, selamat, roti, dan traktiran di black romantic haha (karena saya nyaris cuma minum dan makan 1 biji coklat aja seharian itu). Special thanks to Icing and Setra buat medali dan bunganya. Buat Ami yang ngasi mawar putih dengan tangkai terpotong, buat Rana dan Dita dengan balon dan mahkota barbienya. Hahaha. dan also Tiara buat balon hati berwarna biru, hahaha.. Yang lainnya yang sms menjelang sidang, yang terlalu banyak jika disebutkan hahaha, thankyou. Savakra. dan adik-adik asistensi saya.
Setelah sidang, ketawa ketiwi lagi…
Alhamdulillah ya.. Sudah Tenang..😀

Ayo, yang lain pun berjuang lah..
Selangkah lagi menuju impianmu😀
Dan untukmu cepatlah lulus.. Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s