30 Minutes


Tak bosan mengucap syukur, Allah memberikan tempat kerja yang cukup nyaman, orang-orangnya juga nyaman, haha.. Boss nya juga, udah kayak ayah sendiri serius deh. Liat ruang kerjanya langsung terpukau, ada mushaf, ada buka do’a-do’a gitu.. Terus yang bikin terpukau lagi adalah dialog yang membuat saya manggut-manggut. Betapa tidak, interviewer mana yang bakalan ngasih tahu konsep rezeki dalam islam?? Hehe. Asli lah, pertanyaan yang keluar semuanya “baru saja saya baca dalam sebuah buku”, tentang makna rezeki, sedekah, miskin, rahmat, Subhanallah.. Kayak kamu mau ujian, terus kamu mimpiin tuh soal ujian, besoknya keluar beneran sama persis di mimpi. Begitulah yang saya rasakan saat interview tadi. Tidak terduga.

Wejangan pak Boss : Gaji itu BUKAN Rezeki. Semua orang jika bekerja pasti akan melihat gajinya berapa, fasilitasnya dapet apa aja. Menurut beliau, rezeki itu sesuatu yang bisa memberikan manfaat bagi kita dan sekitar kita, apapun betuknya, sekecil apapun jumlahnya. Terus bapaknya bilang Rezeki tak pernah salah alamat.. Terus bilang lagi konsep rezeki itu, ada yang dijamin, rezeki yang dijanjikan, dan rezeki yang di tangguhkan (ini persis banget sama buku yang lagi saya baca)…..

Rezeki yang dijamin Allah

“Dan tidak ada satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin oleh Allah rezekinya. Dia Maha Mengetahui tempat kediamannya (dunia) dan tempat penyimpanannya (akhirat). Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz)” (QS Huud : 6)

Kalo ga salah di bukunya Notes From Qatar kalo ga salah ingat ” Jangan merisaukan apa yang sudah dijanjikan Allah kepada kita. Tetapi, risaukanlah jika kita lalai menjalankan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepada kita” (ini kata imam ibnu Athailah, coba cek.. bener ga? –> ga niat yang nulis nih, :D)

Rezeki yang dijanjikan Allah

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lag Maha Mengetahui. “ (QS Al-Baqarah : 261).

Dalam ayat diatas berarti setara 700 kali lipat nah adalahi nih di QS AL-An’am : 160 , Allah berfirman ” Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat sepuluh kali lipat amalnya………… “

So, don’t worry be happy, asal semua diniatkan karena ibadah pada Allah🙂

Rezeki yang ditangguhkan

Ini contoh rezeki yang kudu di jemput. Bola kan ga pernah datang sendiri, harus di jemput kan (jemput bola maksdunya, hehe). Allah ga akan ngasih kalo kamu ga berusaha mengambilnya…. sampai kapanpun.. kerja keras, cerdas, dan ikhlas, juga sabaaaaaar🙂

Banyak banget lah yang bapak tersebut ceritakan, terus jadi ngerasa, kuliah zaman sekarang cuma 10 kuliah zaman dulu wooooo.. TL zaman dulu, lulusan baru udah bisa bikin master plan, ngerancang distribusi air, saluran, drainase, gambar, udah beneran jadi insinyur, kalo sekarang saya ngerasa ga tahu apa-apa >.< … T_T

Orang yang survive itu orang yang mampu menjalankan amanah yang dipikulnya, mau bekerja apapun, ga milih-milih, caring, responsibility, high integrity, high quality lah, tapi tetep rendah hati🙂

Ja matta ne .. Ngantukk🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s