?


Beribu tanya menyambangi pikiranku hingga kini.

Mengapa? Ada apa dengannya? Mengapa ia berbuat demikian padaku? Apa salahku? Mengapa begitu? Mengapa ia menghindariku saat ia melewati ku? Mengapa ia tidak bertanya seperti yang dulu sering ia lakukan?? Mengapa?

Mencoba menelusuri ruang memoriku. Kesalahan apa yang membuatnya menjadi seperti ini? Bahkan aku tak pernah berkomunikasi dengannnya selama ini.

Apa salahku?

Lagi, mengapa perasaanku selalu berpikir bahwa ia sedang menghindariku. Terlihat dengan jelas bahwa ia menghindariku. Bahkan saat-saat bahagia saudaraku. Mengapa ia seperti itu?

Lama sudah kutepis semua rasa itu. Mungkin hanya perasaanku saja.

Tapi lagi-lagi, bahkan ia tak sempat membalas pertanyaanku, padahal 24 jam ia selalu ada di dunia maya. Begitu sulitkah berkomunikasi dengan ku..

Tapi mungkin ia memang sedang sibuk..

Bahkan kini tak jarang ia tak pernah membalas sapaanku. Terlalu sibukkah?

Ataukah aku yang terlalu ribut mempermasalahkan masalah yang sebenarnya tak ada?

Masalah yang sebenarnya hanya ada dalam ruang khayalku..

Tapi sungguh engkau berbeda sekarang, menjadi sosok yang sangat kurindukan, bahkan menjadi sosok yang tak pernah ingin hilang dari pandangan..

Tuhan, maafkan diri ini yang tak bisa jauh dari khayalan ini..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s