Makasi Nyamuk


Sebulan lewat sepekan sudah saya menjalani hari-hari kebosanan di sebuah kantor lama yang InsyaAllah akan segera pindah ke kantor yang baru. Ngantor siang pulang magrib. Datang dengan wajah sedikit cerah, pulang dengan wajahnya kelelahan karena bosan. Hahaha😀. Nyaris seperti masa kuliah saya dahulu. Mengerjakan  laporan proyek, mengedit, dan membakar file  ke dalam DVD. Di sela-sela itu, pasti ngenet baca-baca artikel. Betapa bosannya bukan. Tapi saya cukup memiliki waktu luang untuk membaca lebih banyak setiap hari. Membaca berbagai artikel dari yang berbobot sampai yang tidak berbobot. Hahaha

Ditambah nuansa kerja yang cukup membuat saya sangat berbeda. Tenang saja berbeda hanya dalam appearance, sekali-sekali merubah gaya berpakaian, walaupun tetap “nyentrik” di bandingkan dengan rekan kerja yang lainnya. Alhamdulillah sih, semua staff di sini memakai jilbab yang perempuannya. Tapi ya begitulah, berbeda dengan temen-temen di kampus. But so far so  good.🙂

Pernah suatu kali, saat saya sedang mengeprint di basement, di salah satu printer di kantor. Saat itu saya sedang berdiri disamping seorang bapak-bapak salah satu drafter andalan tempat saya bekerja, menunggu hasil prinan keluar. Tiba-tiba terlihatlah nyamuk sedang asyik menghisap kepala si bapak tersebut.

Dengan refleks saya berkata kepada si bapak itu, ” Pak, ada nyamuk di dahi”

Apakah reaksinya????

Zzzzzzz

“Pangnepukin atuh” katanya.

Dengan wajah kebingungan, hahahahaha, saya bengong…

“Alhamdulillah nyamuknya sudah pergi, pak”  jawabku saat itu..

Hahha.. dalam hati saya berkata “Oh, nyamuk kau sedang berbaik hati padaku, hahaha”. Walapun bilang, “yaaaa bukan muhrim pak.. hehe.. ga berani  sentuh-sentuh”

Saya memang ‘aneh’ di mata mereka, mereka tak pernah berani menyentuh saya. Biasanya kan, aksi saling pukul bisa terjadi pada laki-laki atau perempuan. Haha. nah kalau sama saya, Alhamdulillah, Puji Allah, mereka tidak berani. Haha..

Kau tahu teman, itulah makanya “pakailah jilbab dengan benar sesuai dengan syariat”. Saya juga ga benar-benar amat, masih jauh dari para teteh-teteh, adik-adik, teman-teman, yang luar biasa di luar sana. Yang jelas, Allah akan melindungi kita dari perbuatan jahat. Dan orang-orang di sekitar kita juga akan menghormati.🙂

Terlepas dari itu, yang saya dapatkan adalah, ternyata dunia mahasiswa sangat berbeda dengan dunia kerja. Haha..

Interaksi yang terjaga dan saling menjaga, karena memang kampus zona yang sangat nyaman..

Berbeda dengan tempat kerja, yang heterogen..🙂

2 thoughts on “Makasi Nyamuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s