Puzzle


Menikmati hujan, sendiri di kantor. Hehe. Saya ingin bercerita sesuatu kepada Anda. Ya, walaupun jadinya seperti curhat. Tapi semoga bisa diambil hikmahnya. amiin..

Saya memiliki sebuah kasus dalam hidup saya. Baiklah kita anggap kasus tersebut sebuah bentuk yang menunggu wujud asli untuk dirangkaikan. Layaknya sebuah puzzle.  Saya selalu bilang bahwa saya dulu tidak pernah memiliki niat untuk mengenyam status pendidikan di yang katanya Institut Terbaik Bangsa. Ya, berulang kali saya katakan. Tapi itu hanya menjadi sebuah curahan kecil dari ketidakinginan saya untuk belajar disana. Anyway, i graduated from there. Then i had a job here. 

Tapi belakangan saya menyadari sesuatu hal yang salah dengan diri saya, menyadari kekurangan dalam pemikiran saya. Secara konsep, saya tahu bahwa apa yang terbaik menurut saya belum tentu baik menurutNya dan begitu sebaliknya. Dan saya pun coba menerima dengan penuh keyakinan bahwa apapun yang terjadi, its the best way. Tapi masalahnya, tidak berhenti sampai disana. Perlahan saya merasa penasaran, apakah gerangan yang sedang Ia berikan kepadaku.

Mulai dari kecil hingga saya sekarang duduk disini menuliskan semua ini. Ya, saya selalu berpikir, memikirkan betapa beruntungnya saya hari ini. Selalu, Ia memberikan keberuntungan setiap hari. Hingga suatu kali, saya selalu penasaran dengan apa yang terjadi dengan hidup saya. Dan sampailah saya pada pemahaman penting tentang hidup. Setidaknya itu menurut saya.

Hidup itu seperti puzzle, tersusun dari beragam kepingan-kepingan kecil. Adakalanya, saya merasa, kepingan-kepingan itu berubah tidak hanya sebuah kebetulan. Ya, saya sering kali merasa, jika terjadi sesuatu pada saya, ah, mungkin itu hanya kebetulan semata. Tapi, ternyata tidak hanya kebetulan, karena Allah memang menghendaki demikian.

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, karena semuanya telah ditentukan. Tuhan tidak akan semata-mata memberikan sesuatu kepada kita tanpa sebuah alasan. Segala sesuatu pasti ada alasannya, bahkan kamu dilahirkan menjadi alasan kebahagiaan orang tua kalian. Setiap kejadian terkadang memberikan kita sebuah pengertian sebuah hikmah dan selayaknya membuat kita semakin percaya akan kuasa Tuhan. Karena yang saya rasakan, setiap kejadian akan menuntun kita menemukan puzzle-puzzle kehidupan kita yang terserak. Satu kejadian menjadi penarik kejadian lain sehingga memberikan kesatuan utuh dalam kehidupan Anda.

Setiap kejadian bahkan bisa menjadi penunjuk terhadap suatu hal dalam hidup kita. Contoh sederhana, kalau saya tidak kuliah di ITB mungkin saya tidak akan bekerja disini dan bersantai menulis artikel ini. Jadi semua sudah ada jalannya. Tinggal bersabar dan terus berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Terus percaya akan ketentuan Tuhan. Bahwa segalanya telah diatur dengan sebaik-baik dan seadil-adilnya. Jadi, jangan pernah menyesal dengan kehidupan Anda. Yakinlah bahwa Allah sedang mengajari kita untuk terus taat terhadap perintahNya dan menjauhi laranganNya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s