Random Asli Banget Pisan


Saat kau merasa sendiri, ingatlah Allah ada disisimu selalu. *sigh (menghela nafas panjang maksudnya). Hehe. Apa kabar dunia? Apa kabar teman? Apa kabar keluarga? Semoga senantiasa dalam kebaikan. Ini saya ingin bercerita sesuatu, semoga bukan kegalauan yha. Haha. Walaupun mungkin emang gelisah resah gundah gulana.

Tentang asa dan cita. Tentang cinta dan keluarga. Tentang karir dan pendidikan. Sudahkah anda rencanakan? Haha. Pertanyaan retoris keknya. Tapi, saya yakin teman-teman yang suka baca blog saya, sudah punya dong pastinya. Hehe

Saya cuma ingin bilang, persiapkanlah bekalmu sebelum terlambat. Bekal perjalanan yang akan kau hadapi kelak saat menuju citamu. Siapkan amunisi sebanyak mungkin. Untuk bertempur melawan nafsu kemalasan dan sifat menunda.

Suatu kali direktur saya pernah bertanya (sering nanya sih), kapan kamu siap menjadi seorang tenaga ahli? Kapan kamu siap untuk memegang proyek bersama dengan kontraktor asing? Kapan kamu siap menjadi pengganti saya kelak? Bahkan, kapan kamu siap nikah?

Mungkin saat ini kita semua sedang bertarung untuk memantaskan diri menjadi yang kita inginkan. Karena, untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, tentunya kita harus berusaha mencapai kelayakan untuk mendapatkannya. Contoh mudahnya :

Mr : “Kamu ingin ada di posisi itu?”

Mrs : “Ntahlah..”

Mr : “Biar saya sampaikan, jika kau memang merasa mampu..”

Mrs : ” jangan……”

Mr : “Terus, apa kamu merasa pantas mendapatkannya?”
Mrs : “Ntahlah, aku merasaaaa jauuuuuh banget dari idealitas posisi itu”
Mr : “Kalau begitu, pantaskanlah dirimu terlebih dahulu untuk menjadi mendapatkannya”

Kepantasan untuk mendapatkan sesuatu menjadi tolok ukur (menurut saya), sejauh mana kita siap menerima cita, amanah, yang mungkin akan Allah berikan kepada kita. Allah tidak akan memberikan sesuatu yang memang belum pantas kita terima. Dan kitalah yang harus berjuang memantaskan diri kita. Bukan malah merutuki nasib kita yang begini-begini.

Intinya ya, kata direktur saya, paradigma akan merubah segalanya sesuai dengan arus informasi yang kamu terima. Hal yang kau inginkan, tanyakan pada dirimu, “pantaskah kamu mendapatkannya?”. Jika engkau merasa pantas, maka pertahankan dengan meraih citamu lebih baik lagi, dan jagalah amanah dengan sebaik-baiknya.

Sebenarnya kamu (manusia) sangat mencintai kehidupan dunia, dan meninggalkan (tujuan) akhirat. (Al-Qiyaamah : 20-21)

*random banget nih otak , mengusir kebosanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s