Embrace your “Niyat”


Its been seven months since my graduation. The more I think what will I do next, the more I think what I’ll capable of.. hmm.. That’s too many things in my head..

Banyak hal, bahkan terlalu banyak dalam alam pikiran kita yang terkadang membuat rasa ini begitu jenuh. Hingga mungkin kita tidak sadar, bahwa kita sudah kehilangan begitu banyak hal selama kejenuhan melanda itu. Jangan sampai kita merasakan hal seperti ini , karena mungkin kita akan termasuk orang-orang yang merugi. It’s too bad too be true !

Paragraf pengantarnya nggak bagus kali yha, alias ga ada nyambung-nyambung nya. Haha. Ya, Alhamdulillah saya baru mendapatkan Mrs baru (lagi!), sebenarnya beliau Mrs saya ketujuh dan pertama (haha maksudnya beliau adalah Mrs saya pertama dan sekarang Alhamdulillah bareng beliau lagi, hehe thanks Allah, You answered my du’a). Kemudian pertanyaan pertama beliau kepada saya adalah…. jreng jreng jreng …

“When will you get married?”. Pertanyaan biasa sih, tapi nadanya serius banget. Haha.

I replied her : Hmm.. I dunno, when the Prince comes. Haha. 

Lho, target kamu kapan? Saya jawab ntah lah. Haha.

Lho, terus kamu mau ngapain? Nggak tahu. T.T

Ih, ini anak satu emang selalu jadi mad’u teteh yang paling “special”. Haha. Well, yeah, i am alwasy be a special person ( read : Odd person!) hihi

Bukan nggak tahu sih, hanya sajaaaa.. Hummm.. hem… *sigh

Terus kerja? S2?

hmmmmmm….

=====

Yha, Masalah pertama bagi Anda (dan saya) yang baru menjejakkan kaki ke dunia profesional, biasanya kebingungan “What should I do now?”. Padahal biasanya, sebelum lulus sudah punya plan mau apa, mau apa, tapi apa mau dikata, planning tak semulus realita. Hehe..

Makanya, ketika memutuskan melakukan sesuatu, tekadkan dalam hati dan mintalah yang terbaik dari Allah. Perbaharui setiap Niat kita, ketika keputusan melakukan sesuatu, di awal, tengah dan akhir.. Jangan sampai, plan hanya sebatas, hitam di atas putih, tapi harus jadi aksi nyata..

Walaupun kenyataanya, apa yang kita harapkan kadang tak sesuai, tapi itulah seninya, dimana kita manusia harus selalu belajar “berprasangka kepada Allah”. Mungkin itu sebuah ujian cinta dari-Nya. whether you can pass the test or not!

Terus jika, Anda kehilangan tujuan atau merasa kebingungan “apa yang harus dilakukan?”. Just take a time to rest, contemplate! Bahasa kerennya kita mah Muhasabah! Instrospeksi tentang tujuan kita melakukan hal-hal ini apa sih.. Intinya, hadirkan Allah dalam setiap aksimu !

Ready? Gooo… !

*****

Mrs : terus, kalau kamu kerja buat apa tuh?

Me : cari duit lah.. haha

Mrs : yeah, itu mah.. tapiiiiii..

Ingatlah teman, terkadang (nggak terkadang tapi mungkin sering lho, tanpa sadar!). Nikmat duniawi selalu melenakan, baik di sadari atau tidak. Untuk itu, pentingnya, menguatkan niat kita bekerja untuk apa? Not just for worldly material things, guys! Remember, you work for Allah. Intend to worship Allah. Don’t make worldly material things as your main intention, if you think as that, you will get nothing, except Dunya. But, if you think Allah is your main intention for work, you’ll get both Dunya and favors Akhiraah. Remember that, your Rizq is from Allah, not from your Boss or anyone else.

Nah, emang saya juga mengalami, terkadang melenceng dari niat ketika teringat bonus yang lumayan wow! Rada-rada terlenakan dengan dunia. Saya pun kadang merasakan. Haha.. Untuk itu pentingnya, Tulis yang Gede atau di tempat yang bisa terbaca. “Ok, saya mengerjakan ini, karena Allah, bukan karena ingin dihargai Bos, bukan ingin dapat bonus, bukan ingin dapat pujian! Itu semua ga penting! Saya bekerja karena Allah, bismillah !” Remember this!

Memang yha, bab NIYAT emang susah-susah gampang. Moreover, if our bi’ah (environment) is not a comfort zone like in college or school. Dunia kerja itu dunia yang HETEROGEN.. Banyak kepentingan bermain di sana! Tapi jika kita meniatkan karena Allah, yang lain lewat!

Sip yha..

Buat apa kamu kerja? Karena Allah. Prove it!

====

So, Plan your life, Make decisions, Do it! And, make Allah as your intention in everything you do. Ask Allah, for the best decisions which have to been chosen. And the more you love your decisions, the less you need others to love them!

#randomness 16Mei2012 10:21 Am (pic source : samishealty.tumblr.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s