Harap


Lama tak jumpa

Ah, tidak. Baru beberapa jam yang lalu aku berbincang tawa denganmu.

Bercerita tentang dunia.

Dunia yang bahkan aku tak mampu imajinasikan.

Walau hujan deras, kilat berkelebatan dilangit sana.

Tak mampu memutuskan harapan kita.

Tentang hari esok yang indah.

Tentang dunia esok yang luar biasa.

Dalam harap aku selalu memandangmu.

Betapa indah wahai engkau, lukisan Sang Pencipta.

Aku jatuh hati untuk pertama kali ku berjumpa denganmu.

Bahkan, selalu.

Kau membuatku terjatuh dalam harap dan doa.

Mungkin itu sangat klise.

Tapi, bukankah Tuhan Maha Mendengar semua getaran hati manusia.

Karena bukankah Ia adalah Sang Pemilik Hati dan Jiwa kita, manusia.

Maka, sekali lagi.

Aku terjatuh dalam doa dan harap.

Harapan yang masih abu-abu.

Menunggu sang waktu memutuskan, hitam atau putih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s