Cancer


Tiba-tiba ingin menulis judul itu setelah keliling hypermat cari piring dan mangkuk unik, terus temen saya nemu gelas bertuliskan zodiac-zodiac gitu. Bukan berarti saya percaya sih, walaupun ntah mengapa apa yang tertulis disana sebagian mirip profil saya. Haha. Tapi inti tulisan saya bukan ingin bercerita panjang lebar dan kedalaman apa itu zodiac dan berbagai macamnya. Tapi saya hanya ingin sedikit bercerita tentang diri saya yang anti sosial.

Nah, saya anaknya anti sosial banget banget banget, saat semua orang bikin-bikin ID apa tuh di berbagai media sosial, saya termasuk golong ‘old fashioned’. Seperti yang kita tahu semua orang sampe ponakan saya yang di SD saja sudah tahu apa Tuh Kakau Talk, Twitter lah apa lah syalala. Kayaknya saya doang yang ansos. Wkwk. Dari semua media sosial yang saya miliki yang masih awet itu cuma WP, ada sih FB dan tumblr tapi sudah males banget ngurusinnya, terus media jejaring sosial lain paling cuma BB yang sepertinya segera di Lem Biru (bahasa seseorang :-)), terus sama WA, sempet sih tuh install Line, ah tapi kok dipikir-pikir rebek yha. Haha. Jadinya waktu saya tersita mantengin gituan doang. *apa saya aja kali yang mantengin doang* Haha,,

Katanya sih, pakai medsos bisa menjaring silaturahim. Nggak salah sih, tapi saya sering merasa jenuh dan sebel sendiri sama status orang-orang nggak penting. *Kek status sendiri penting* wkwkwk.. It is so disturbing sometimes. Tapi ya itu kan hak owner, si saya ini hanyalah orang kecil yang baru merangkak. Pernah suatu kali saya sekesel itu sampe nangis gara-gara baca status orang-orang *aneh emang, sangat aneh, awfully weird* hahaha.

Terus dari sana, saya non aktifin FB, tumblr, dan BB barang beberapa hari. Dan rasanya wuiiih.. adem.. tentrem.. damai.. sepi.. Soalnya jujur nih, kalau di dunia sosial, bersosial sih, tapi i feel nothing sometime or even worse i am alone in the crowded. Saya lebih suka tatap muka langsung kadang, dibanding berjam-jam mengobrol di depan lepi. Haha. But I like to chat with people from time to time, because I couldnt get in touch with them because we are far beyond space and time *wkwkwk*.

Saya selalu terpukau dengan perjuangan orang-orang zaman dahulu untuk bertemu, hanya mengandalkan *promises* untuk bertemu di waktu dan tempat yang telah ditentukan. Mereka datang tanpa perlu reminder-reminder pake sms deelel. Atau bahkan berkirim surat, pake merpati putih barangkali. Pernah saya dua hari matiin inet dan HP. Ah damainya asiiik.. Free dari kring kring kring beep beep beep.. Kadang memang butuh waktu untuk “sendiri” benar-benar sendiri menikmati waktu. Ah, emang dasar saya anaknya penyendiri. Emang, saya suka nggak nyaman kalau dalam lingkungan yang berbanyakan. Saking ansosnya. Haha

Tapi saya tidak menyuruh anda untuk nggak pake gituan. Silahkan, ini kan negara demokrasi katanya. Jadi ya mangga.. Tapi, ya mari digunakan untuk yang bermanfaat.. Yang tidak membuat orang terganggu, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s