Met Jika


1_454x340Hi, how long i didn’t write anyway.. Haha.. So many things to do these days, (*but the truth (shuuuut it is a secret just you and me) i don’t have idea what to write) # naon seh…

Yesterday I went to Jakarta (it became the habbit in the end of year), Haha.. Ceritanya mau meeting sama JICA Expert Team, terkait proyek. Nah, ketemunya di Wisma Metropolitan Sudirman Jakarta, tetanggaan sama World Trade Center Building. Lokasinya kan di pusat kota tuh, bener ga? Itu area nya mirip-mirip distrik bisnis di Spore deh, apa tuh namanya, ah udah lupa sih.. Haha..

Pas dateng udah jam makan siang kan, nah mampir lah kita makan di Hoka-Hoka Bento samping Wisma I. Abis makan (udah kayak kelaperan, bukan kayak sih, emang bener, sarapan cuma selapis roti gandum dan keju, dan satu botol yakult). Kata TA samping gue, “wah kamu sarapannya kayak anak SD, makanan sehat”. Dan si gue cuma cengar cengir, malu. Haha

Nah, abis mamam, cari mushalla, nanya sama mas-mas security, “Mas mushalla dimana?”. Kata mas-nya “di basement bawah”. Ke basement lah cari mushalla.. Dan, jreng jreng…. Metropolitan tidak memprioritaskan tempat ibadah ya, ini mushalla apa gudang. *Tepok Jidat* Hadeuh……. Hadeuh… Hadeuh.. Terus, kata bapak-bapak ba’da shalat (karena kita nunggu bapak-bapak shalat di luar) “Mbak, kalau mau enak, shalatnya di wisma II aja, disini banyaknya cowok-cowok”. Hmmm.. dan itu letaknya, cukup lumayan jauh, terik Jakarta pulak, bikin wajah makin merah.. *tomato face*

Abis, shalat di gudang *tsah*.. Haha, meluncurlah naik ke lantai 3A… Niatnya mau ke toilet dolok kan, karena ternyata ruang meetingnya ga tahu dimana.. Tanya ke ruang resepsionis, “Mas, toilet disebelah mana?”. Di sana mbak, sambil nunjuk arah, “Ini kuncinya.” Kalau ga bawa kunci nanti nggak bisa keluar. Ngeri bo, ke kunci di toilet.. haha.. Ngambil kartu, sambil penuh tanda tanya, ini makenya cemana. Tapi bismillah aja lah ya, kan bertiga ini kita. Haha.. Sambil celingak celinguk banyak ekspat berseliweran, banyak heels berseliweran. Si gue make flat shoes pulak. Ahaha, asa salah masuk gedung. Cewek Ndeso Vs Cewek Metropolis. Setidaknya gue make tas cantik lah ya, ga  kayak biasanya pake tas ransel, sepatu keds. Wkwkwk

Abis dari toilet (Alhamdulillah, bisa keluar), si emas resepsionis nyuruh nunggu di belakang. Semacam lobby gitu lah ya. Akhirnya si Ibu yang dimaksud datang. Dan mengajak menunggu di ruang meetingnya. Terus akhirnya si Team Consultant JICA nya datang. Masuk, langsung senyum bengong, “mungkin lagi mikir”, akhirnya keluar juga bahasa inggrisnya, walaupun tersendat-sendat. Ngelus dada (ada temen ga bisa bahasa Inggris, wkwkwk). Abis kenalan sana-sini sama direktur beberapa perusahaan juga. Mulailah discuss kita. Awalnya sih undangannya paparan dari Expert Team, yang TA gue bilang, pasti masih muda si Expert Team nya. Dan ternyata jreng jreng.. memang masih muda, mungkin sekitar 27an.. Si aa expert ini, ngasi salam, make bahasa inggris logat jepang, alhasil gue nggak ngerti, bahasa inggris dia ternyata belum bagus, makanya ada translator yang nemenin dia. Aduh aa sensei ini kocak sekali. Haha.. “Komayama (atau apalah gitu), nice to meet you”.

Satu hal lagi yang saya dapatkan dari pengalaman diatas, orang-orang jepang itu keren-keren ya, semuda itu udah jadi expert. Hmm.. Satu hal lainnya, rasanya saya tidak ditakdirkan dan tidak mau ditakdirkan untuk jadi cewek metropolis, karena tak bisa pake high heels. Haha.. Dan hal lainnya, dare to explore yourself, dare to ‘explode’ your confidence to communicate with others, especially those foreign company.

Ketika pulang, dari Sudirman hingga rumah alhamdulillah hujan. Banyak sekali keberkahan yang didapatkan. Dan panjaaaang banget waktunya untuk berdoa. Jadi ingat lagunya Mariah Carey, I can make through the rain..

And if you keep falling down
Don’t you dare give in
You will arise safe and sound
So keep pressing on steadfastly
And you’ll find what you need to prevail
And when the wind blows
As shadows grow close
Don’t be afraid
There’s nothing you can’t face
And should they tell you
You’ll never pull through
Don’t hesitate
Stand tall and say

I can make it through the rain

So, we can make it through the rain….

***

Photo source : https://b.regus.co.uk/business-centre/indonesia/jakarta

One thought on “Met Jika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s