Menerima


Sulit, sulit memang ketika harus melupakan mimpi yang lama terpendam, mimpi untuk berkeliling dunia denganmu. Dua tahun menunggu memang bukan waktu yang singkat untuk sebuah harapan. Benar adanya ketika orang berkata ‘Jangan pernah kau gantungkan asa pada manusia, hanya luka dan kecewa yang kan kau terima’. Ketika tersadar, kau memang tidak memasukkan ku ke dalam rencana masa depanmu. Rasanya memang sakit, aku akui, aku pun hanya seorang manusia, terlebih lagi aku seorang perempuan yang menggunakan hampir seluruh perasaan dalam setiap tindakan.

Lelah, lelah memang ketika hidup dalam sebuah ketidakpastian yang sebenarnya kuciptakan sendiri. Lelah untuk menjawab semua pertanyaan yang kutanyakan sendiri. Lelah untuk berbicara pada hati, ‘Berhenti, Berhentilah!’

Lelah ketika harus berusaha untuk melupakan. Melupakan kenangan, melupakan semua yang ingin kulupakan. Mencoba untuk melangkah, mesti tertatih, tersenyum mesti sekuat tenaga menahan air mata, berusaha untuk selalu bersikap biasa walaupun……

Lama kurasakan, bukan, bukan, sesungguhnya bukan aku harus melupakan semuanya. Bukan itu yang harus kulakukan.. Bukan itu sikap yang seharusnya kulakukan..

Seharusnya aku menerima.. Mencoba dan berusaha untuk menerima kekalahan.. Menerima semuanya dengan penuh keikhlasan. Sulit memang, tapi lebih sulit untuk menghapus semua memori di dalam kepala. Jauh lebih menyenangkan ketika kita bisa menerima, menerima setiap hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, kita cita-citakan, kita inginkan.

Aku tahu, menerima pun cukup sulit bagiku, tapi setidaknya aku melepaskan cengkraman pikiran untuk melupakan semuanya. Setidaknya, aku bisa bernafas dengan lebih santai. Walaupun masih cukup panjang waktu yang harus dilalui.

Bagiku, “menerima kekalahan lebih menyenangkan dibanding berjuang untuk melupakan kekalahan”.

Menerima bukan melupakan !

Waktu yang akan menyembuhkan, aku percaya itu.

4 thoughts on “Menerima

    • Gkgkgk (ketawa gaya baru)

      Sent from my Sony Xperia™ smartphone

      “Just write it…” wrote:

      > a:hover { color: red; } a { text-decoration: none; color: #0088cc; } a.primaryactionlink:link, a.primaryactionlink:visited { background-color: #2585B2; color: #fff; } a.primaryactionlink:hover, a.primaryactionlink:active { background-color: #11729E !important; color: #fff !important; } /* @media only screen and (max-device-width: 480px) { .post { min-width: 700px !important; } } */ WordPress.com

  1. cuma satu kata yah “menerima” tapi itu sussssaaaah sekali, believe me i know what its like, tapi mmg bener waktu yg akan menyembuhkannya😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s